Terkait Postingan Jalan Rusak Di FB, Ketua GMBI Kabupaten Sukabumi : "KRITIKAN BUAT BANG JAGO" -->

Adsense




Terkait Postingan Jalan Rusak Di FB, Ketua GMBI Kabupaten Sukabumi : "KRITIKAN BUAT BANG JAGO"

87 Online News
Minggu, 14 Maret 2021

SUKABUMI - Terkait postingan vidio diduga jalan rusak yang sudah lama tidak diperbaiki oleh Pemerintah Desa setempat di media sosial FB beberapa waktu lalu, Guru SMPN 1 Cijalingan Eko Purtjahjanto jadi sasaran amukan sejumlah oknum perangkat desa Cilalingan Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Terkait insiden tersebut, Ketua GMBI Kabupaten Sukabumi turut khawatir dan angkat bicara dengan mengeluarkan Stetmen, "KRITIKAN BUAT BANG JAGO".

"Bahwa Ribuan Jendral, Ribuan Pejabat, Bahkan Presiden Berkat Sosok Didikan Seorang Guru, Tidak ada pejabat yang terlahir dari didikan seorang kades (kepala desa), tapi ribuan jendral bahkan presiden sekalipun yang pasti terlahir dari didikan seorang guru bahkan seorang kades sekalipun terlahir dari didikan seorang guru," tutur Freddy C. Lubis selaku Ketua DPD Sukabumi, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Minggu (14/03/2021).

Menurutnya, hal itu hanya terjadi di Kabupaten Sukabumi di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi seorang guru di caci maki oleh oknum kepala desa dan para perangkat desa nya hanya gara-gara seorang guru yang bernama Eko Purtjahjanto, Memposting sebuah Video di FB jalan desa yang rusak dan di tanami dengan pohon-pohon pisang. "Ironisnya oknum para perangkat desa tersebut memaki maki di dalam ruangan kantor sekolah tempatnya guru Eko mengajar," imbuh Freddy.

Lanjut Freddy mengatakan, sungguh tak punya adab seorang oknum perangkat Desa dengan perkataannya yang seolah tidak berpendidikan, padahal dia sendiri bisa menjadi seorang pegawai perangkat Desa hasil didikan seorang guru.

"Jika dikatakan dia tidak sekolah, mana mungkin dia menjadi seorang pegawai, di katakan sekolah tapi dia tidak beradab. Itu kan sebuah kritikan yang memang harus di ungkapkan oleh warga masyarakat terhadap kinerja seorang pejabat, harusnya jadi seorang pejabat itu tidak boleh menolak untuk di kritik," tambah Fredyy. 

Freddy menyebutkan, jika pejabat tidak mau di kritik jangan jadi Pejabat, semua harus ingat bahwa kita bisa membaca dari mulai A sampai Z, bisa menghitung dari kali kalian sampai rumus bagi bagian itu semua di hasilkan dari didikan seorang guru. Namun apa yang di alami oleh guru SMP di sebuah sekolah di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi mendapat caci maki dari oknum perangkat Desa yang katanya jalan rusak di desa nya tidak terima di posting oleh guru tersebut.

"Ingat pak Kades, Guru itu adalah pahlawan tanpa tanda jasa harusnya jasanya itu selalu di kenang dan di junjung tinggi, anda tidak akan jadi Kades kalo tidak ada didikan seorang guru, ironis nya lagi Pak Eko (guru) di suruh minta maaf di posting di FB juga. Ini terkesan di intimidasi, oknum Kades Cijalingan terkesan sebagai jagoan, dia yang bentak-bentak Pak guru Eko kenapa Pak Eko yang harus minta maaf?," ujarnya dengan nada geram.

"Sungguh kacau dunia ini, kalo tidak mau di kritik jangan mau jadi pejabat pak, baru jadi perangkat Desa saja kaya jagoan. Pak Kades sadar pak bapak punya ilmu dari seorang guru," tukas Ketua GMBI Kabupaten Sukabumi. (DCK)