Kasus Persekusi Kades Cijalingan Dan Guru SMP Negeri 1 Cicantayan Berbuntut Panjang -->

Adsense




Kasus Persekusi Kades Cijalingan Dan Guru SMP Negeri 1 Cicantayan Berbuntut Panjang

87 Online News
Senin, 15 Maret 2021

SUKABUMI - Kasus video viral Eko Purtjahjanto dan oknum Perangkat Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, ternyata berbuntut panjang. Meskipun sebelumnya kedua bleah pihak sudah berdamai (Islah) yang di fasilitasi oleh Muspika Cicantayan.

Guna mencari titik temu dan penyelesaian yang tuntas dari kasus persekusi terhadap guru SMPN 1 Cicantayan tersebut, DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas ketegangan antara perangkat Desa Cijalingan dan guru SMPN 1 Cicantayan, bertempat di Gedung Pendopo Sukabumi, Jalan A. Yani Kota Sukabumi, Senin (15/3/2021).

Namun sangat disayangkan, dalam rapat tersebut tidak dihadiri para pejabat dan perangkat desa terkait seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi Thendi Hendrayana, Camat Cicantayan Sendi Apriadi, dan Kepala Desa Cijalingan Didin Jamaludin.

Sedangkan tampak hadir dalam rapat tersebut terlihat  Perwakilan dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi serta dari SMPN 1 Cicantayan hadir Eko Purtjahjanto, guru yang pernah bersitegang dengan oknum perangkat Desa Cijalingan.

"Kehadiran kepala desa dan perangkat desa dalam RDP sangat penting karena merekalah pemicu masalah yang ramai menjadi bahan perbincangan publik akibat tindakan persekusi terhadap Eko," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara.

Ia mengatakan sangat kecewa atas ketidak hadiran para pejabat tersebut. Menurutnya, kehadiran mereka penting untuk mencari titik temu dan penyelesaian yang tuntas dari kasus persekusi terhadap guru SMPN 1 Cicantayan tersebut. 

"Pimpinan dan anggota DPRD sangat kecewa atas ketidakhadiran para pejabat tersebut. Wakil rakyat yang hadir pada RDP dan kecewa antara lain Wakil Ketua DPRD Yudi Suryadikrama, Ketua Komisi IV Hera Iskandar, serta anggota Komisi IV Paoji Nurjaman dan Andri Hidayana. Seharusnya para pejabat itu hadir karena rapat ini untuk mencari formulasi agar kasus persekusi seperti itu tidak terulang," kata Hera mewakili suara Komisi IV.

Para wakil rakyat pun mengusulkan RDP susulan dengan menghadirkan para pejabat yang mangkir. Bila perlu, RDP dilaksanakan di Kantor Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.

Sementara itu, Abdri Hidayana politisi tangguh dari PPP asal Pajampangan menyatakan, harus ada pemeriksaan menyeluruh atas ketidakhadiran para pejabat tersebut. Andri menganggap sikap para pejabat yang tidak hadir pada RDP merupakan pelecehan terhadap lembaga legislatif.

Pada rapat itu tampak hadir Sekretaris PGRI Kabupaten Sukabumi Asep Durahman alias Asdur dan Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia (BJI) Presda Sukabumi Raya Budhy Lesmana alias Budi Gondrong (BG).

Sebelumnya BJI menyatakan siap mendampingi Eko jika kasus persekusi tersebut berlanjut ke ranah hukum. (DJ)