Berdalih Mempermudah Penyaluran BPNT, Agen E-Warung Desa Bantar Jaya Bagikan Sembako Sebelum Kuota Masuk -->

Adsense




Berdalih Mempermudah Penyaluran BPNT, Agen E-Warung Desa Bantar Jaya Bagikan Sembako Sebelum Kuota Masuk

87 Online News
Selasa, 16 Maret 2021

KAB.BOGOR - Praktik kongkalikong demi mendapatkan keuntungan pribadi dari Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) atau Program Sembako yang diberikan Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial bagi warga yang belum mampu kian marak di Kabupaten Bogor. 

Terlambatnya pencairan program sembako pada bulan Maret membuat Agen E-Warung di Desa Bantar Jaya Kecamatan Rancabungur, membagikan sembako terlebih dahulu kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dengan dalih untuk mempermudah.

Salah seorang warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, AS mengaku diberikan paket sembako oleh Agen E - Warung milik Ila.

"Kalau paket sembakonya sudah dikasih duluan sama Agen E-Warung Ila, jadi kalau pencairan nanti dia yang gesek," ungkapnya. Selasa, (16/3/2021).

Sementara itu, saat dikonfirmasi Agen E-Warung Ila,  menyampaikan, dirinya tidak merasa melanggar aturan pedoman umum program sembako dan surat edaran dari Dirjen Fakir Miskin Wilayah II yang mana memberitahukan adanya penundaan Bantuan Sosial Sembako atau BPNT pada bulan Maret.

"Apa urusannya dengan anda, kok bapak yang repot urus ini?. Saya kan tidak merugikan pihak mana pun, tidak merugikan bapak dan juga tidak merugikan rakyat," kilahnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp messengger.

Terpisah, Tenaga Sosial Kesejahteraan Kecamatan (TKSK) Rancabungur, Didin Amaludin mengatakan, setiap satu bulan sekali dirinya mengakui bersama Agen E-Warung se - Kecamatan Rancabungur melakukan evaluasi setelah selesai penyaluran. Bahkan menegaskan agar semua Agen E-Warung dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan pedoman umum program sembako.

"Dalam evaluasi kemarin, sudah saya tegaskan agar setiap Agen E-Warong untuk tidak menyalurkan sembako sebelum kuota masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), memang Agen E-Warong ila tidak datang saat evaluasi," pungkasnya. (IG)