Dinas Pertanian Kota Bogor Terima Bantuan Hasil Aspirasi Komisi IV DPR RI -->

Adsense




Dinas Pertanian Kota Bogor Terima Bantuan Hasil Aspirasi Komisi IV DPR RI

87 Online News
Selasa, 13 Oktober 2020

KOTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor untuk terus melahirkan inovasi dan terobosan dalam mengembangkan sektor pertanian, lantaran sektor tersebut terbukti mampu bertahan di era pandemi Covid-19 ini.     

Hal tersebut diungkapkan Bima Arya di sela kegiatan penyerahan program bantuan Kementerian Pertanian serta Kementerian Perikanan dan Kelautan hasil aspirasi anggota Komisi IV DPR RI di Kantor DKPP Kota Bogor, Jalan Raya Cipaku, Bogor Selatan, Senin (12/10/2020).

"Hasil survei yang Pemkot Bogor gelar (bersama Social Resilience Lab Nanyang Technological University Singapore) menunjukan bahwa 90 persen terpapar secara ekonomi, 40 persen kehilangan mata pekerjaan. Sebagian memang ada yang sudah bekerja kembali. Ada 80 persen yang pendapatannya menurun, tapi ada 1 persen yang pendapatannya naik. Siapa mereka? Ternyata yang bergerak di pertanian, yang kedua produsen makanan sehat dan peralatan olahraga.  Sekarang orang ingin sehat," tutur Bima.

Menurutnya, survey juga menunjukan komoditas pertanian ini demand-nya luar biasa. Kebutuhan naik 300 persen dari kondisi biasa. Makanya kemudian banyak ibu-ibu giat di Kelompok Wanita Tani (KWT), menanam bayam, kangkung, daun kelor, cabai dan sayuran mayur lainnya.

"Bukan saja untuk dikonsumsi sendiri supaya tidak usah beli di luar, tapi juga dipasarkan. Demikian juga lele dan ikan lainnya. Jadi ini berkembang dan demand-nya ada. Karena itu bagus, kalau bukan saja mengisi kegiatan tapi juga memberikan kesejahteraan," ungkap Bima.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPR RI, Budhy Setiawan menyerahkan bantuan hasil aspirasi dari kementerian terkait berupa alat pemanen kombinasi (combine harvester) 1 unit, alat perontok padi (power thresher) 3 unit, hand tractor 9 unit, mesin pompa air 24 unit, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) 17 paket, Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) 4 paket, bantuan kambing/domba 140 ekor, bantuan pakan dan benih ikan 4 paket, bantuan calon indukan ikan 3 paket, bantuan 10 bioflok ikan Lele dan 8 bioflok ikan Nila 1 paket, bantuan Sapi 20 ekor, bantuan Ayam KUB 2.000 ekor. (IB)