Bima ‘Dangdutan’, Pengunjung Dibiarkan Tak Gunakan Masker -->

Adsense




Bima ‘Dangdutan’, Pengunjung Dibiarkan Tak Gunakan Masker

87 Online News
Senin, 05 Oktober 2020

BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya tengah menjadi sorotan. Hal tersebut setelah beredar video singkat berisikan orang nomor satu di Kota Bogor itu sedang asyik 'dangdutan' dalam sebuah acara di Cafe Green Garden, Kebun Raya Bogor (KRB). Tak hanya berjoget, Bima juga bernyanyi dengan melepas maskernya. 

Aksi 'dangdutan' Bima dalam video berdurasi 14 detik sontak menuai kontroversi. Sebab, sebagai Ketua Satgas Covid-19, Bima juga tampak membiarkan pengunjung lain yang tak bermasker. 

Bahkan dalam video itu terlihat salah seorang pengunjung yang tidak menggunakan masker tampak mengabadikan politisi PAN itu dari dekat dengan menggunakan gawainya. Jaraknya mereka tak lebih dari meter. Begitupun pria di samping kanan Bima yang menggunakan masker tanpa menutup hidungnya.

Salah seorang Warga, Nazir Wahidin menyayangkan aksi Wali Kota Bogor ini. Menurut dia, Bima seharusnya bisa melihat kondisi, apalagi, di lokasi acara tersebut banyak mengundang kerumuman.

"Banyak juga orang yang tidak menggunakan masker. Seharusnya Bima bisa terkena sanksi, termasuk warga yang tidak pakai masker," kata dia.

Hal senada dikatakan Wahyu Kurniawan, salah seorang anggota komunitas sepeda ini sangat kecewa dengan sikap Bima tersebut. "Mana aparat dan satgas COVID, kok enggan bertindak. Apa takut karena pelanggarnya Walikota Bogor," ujarnya.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berjanji akan mengingatkan atasannya.

"Terimakasih informasinya kang. Nanti saya ingatkan beliau (Walikota Bima Arya)," kata mantan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Bogor melalui pesan WhatsApp-nya, Minggu (4/10/2020) malam.

Ketika ditanya apakah kegiatan yang dihadiri Wali Kota Bima Arya merupakan agenda Pemkot Bogor, Dedie belum mengetahuinya. "Setahu saya tidak ada acara pemkot di Kebun Raya. Mungkin acara keluarga pak Wali," ujar Wakil Wali Kota Bogor ini.

Hingga saat ini, Wali Kota Bogor Bima Arya belum bisa dihubungi terkait kapan video itu diambil. Perlu diketahui, jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Hujan terus meningkat.

Pada Sabtu (3/9/2020) Dinas KesehatanKota Bogor mencatat ada penambahan 27 kasus baru. Dengan penambahan ini, total kasus COVID-19 di Kota Bogor sudah mencapai 1.333 kasus.
Sementara, hingga Minggu (4/9/2020), pasien yang dinyatakan sembuh terkonfirmsi 12norang. 

"Rinciannya 47 pasien meninggal, 909 pasien dinyatakan sembuh dan 377 yang masih menjalani isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit," kata Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno kepada awak media.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, kota yang dipimpinnyata berada di zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus Corona.

Menurutnya, Ada tiga catatan khusus dari evalusai beberapa waktu lalu setelah Kota Bogor zona merah kembali. Pertama, meningkatnya angka kematian, kedua menurunnya sedikit angka kesembuhan, dan ketiga keterisian ruangan di rumah sakit rujukan semakin tinggi. (Red)