Baru Dilantik, Sekda Kota Bogor Dipanggil KPK -->

Adsense




Baru Dilantik, Sekda Kota Bogor Dipanggil KPK

87 Online News
Jumat, 09 Oktober 2020

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati yang baru dilantik Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali harus berurusan dengan hukum.

Syarifah dijadwalkan kembali akan dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus pemotongan uang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan gratifikasi yang telah menjerat eks Bupati Bogor, Rahmat Yasin. Adapun kapasitas Syarifah dalam pemanggilan penyidik KPK ketika menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bogor.

Tak hanya Syarifah, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, juga akan menjalani pemeriksaan diantaranya, Kasubag Keuangan Dinas Perikanan dan Peternakan Kab Bogor Rida Tresnadewi, Mantan Kabid Tata Bangunan pada DTBP Kab Bogor Atis Tardiana, dan Sekretaris Dinas Tata Bangunan Pem Kab Bogor Andi Sudirman.

Mereka rencananya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Rahmat Yasin. "Kami periksa yang bersangkutan untuk tersangka RY (Rahmat Yasin)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (8/10/2020).

Selain itu, penyidik juga akan memanggil mantan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Zairin. "Ia juga diperiksa untuk tersangka Rahmat Yasin," imbuh Ali Fikri.

Ali belum dapat menyampaikan apa yang akan ditelisik penyidik KPK, terhadap pemeriksaan sejumlah saksi ini. Dalam kasus ini, tersangka Rachmat diduga meminta, menerima, atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar Rp 8.931.326.223.

"Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014," tukasnya. (Red)