Wakalpoda Jabar Bersama Forkopimda Kota Bogor Lakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan -->

Adsense




Wakalpoda Jabar Bersama Forkopimda Kota Bogor Lakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

87 Online News
Selasa, 15 September 2020

KOTA BOGOR - Ratusan petugas gabungan TNI/Polri bersama Forkopimda Kota Bogor, melakukan operasi yustisi protokol kesehatan diwilayah hukum Kota Bogor, Selasa, (15/9/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wakapolda Jabar, Kasdam III Siliwangi, Danrem 061 Surya Kencana, Dansat Brimob Polda Jabar, Kasubdit Provost Polda Jabar, Kapolresta Bogor Kota, Walikota Bogor, Dandim 0606 Kota Bogor, Kasat Pol PP Kota Bogor, Gugus Tugas Kota Bogor.

Disela kegiatan, Wakapolda Jabar, Brigjen Polisi Eddy S Tambunan menuturkan, 
kegiatan tersebut mengedepankan kepentingan dari Satpol PP di backup oleh TNI dan Polri, dengan tujuan untuk mendisiplinkan masyarakat agar melakukan 3M (Menggunakan masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan). 

"Seperti kita lihat sekarang, kita lakukan penindakan untuk masyarakat yang tidak pakai masker. Dengan begitu, nanti dia (pelanggar,red) akan mengingatkan kepada keluarganya yang lain saat keluar rumah untuk selalu menggunakan masker," ungkap Wakapolda.

Menurutnya, dengan menggunakan masker 70 persen bisa menekan penyebaran Covid -19. "Sesuai dengan pesan dari WHO, 70 persen bisa menekan angka penyebaran covid 19," imbuhnya.

Ia mengatakan, pihaknya mentargetkan setiap Polres melakukan kegiatan di dua titik yaitu, stasioner dan mobile. "Untuk saat ini, karena memang Bogor peningkatannya lebih tinggi, maka kita fokus ke Bogor. Dari hasil kegiatan-kegiatan ini, nanti kita melihat 1 hingga 2 minggu kedepan, apakah ada penurunan atau tidak. Kita berharap dengan kegiatan operasi ini penyebaran covid 19 dapat menurun," harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menuturkan, antisipasi dari kebijakan PSBB yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta, adalah penguatan protokol kesehatan dengan mengutamakan sinergi seluruh pihak. 

"Jadi disini, Pemkot, Satpol PP, TNI dan Polri bersinergi bersama-sama menguatkan protokol kesehatan. Setiap hari kita terus berkeliling, untuk memastikan warga agar sadar bahwa bahaya covid 19 selalu mengintai," tutur Bima.

Bima Arya menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor akan melanjutkan PSBMK selama dua minggu kedepan, selanjutnya akan di lakukan penguatan di wilayah yakni di tingkat RT/RW yang masuk zona merah.

Ia mengakui, saat ini kesadaran dan kepatuhan masyarakat saat ini sudah cukup tinggi. "Kita lihat didalam angkot pun kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi, tapi masih konsisten melakukan penyisiran diwilayah pinggiran dan sudah sepakat dengan Ibu Bupati (Bupati Bogor,red) juga, akan terus melakukan operasi ketertiban di perbatasan - perbatasan," pungkasnya.

Terpisah, Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Racmat Gumilar, menuturkan, sebelum operasi dimulai Pukul.06.15 Wib, ratusan petugas gabungan melaksanakan bersama di Mako Polresta Bogor Kota dan pada pukul 07.10 Wib, mulai melaksanakan Check Point dan Social Distancing di Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) dan pengecekan di dalam lokasi gerbong KRL.
 
Usai melaksanakan kegiatan di Stasiun KRL Bogor, rombongan melanjutkan kegiatan di lokasi simpang Mawar, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor. Dari hasil razia tersebut, di dapat pelanggar sebanyak 32 orang, dan sikenakan sanksi administrasi sebanyak 29 orang serta sanksi sosial sebanyak 3 orang. 

"Adapun sanksi yang di berlakukan pada operasi yustusi pagi ini mengacu kepada aturan Perwali No 107 Tahun 2020, tentang penerapan sanksi administratif perorangan berupa sanksi soasial dan denda administratif di tempat," tutur Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Rachmat Gumilar, melalui Pers Rilis yang diterima redaksi

Pada pukul 08.30 Wib, petugas gabungan melanjutkan kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Pemakaian Masker di Polsek Bogor Utara Jalan Padjajaran No. 26 Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor dengan hasil dua puluh satu sanksi administrasi.

Setelah melakukan operasi di Jalan Pajajaran, pada 08.42 wib hingga 09.15 wib rombongan melanjutkan kegiatan operasi Yustisi di lokasi Pasar Bogor, Jalan Suryakencana, Kurahan Babakan Pasar Kecamatan Bogor Tengah, dan membagikan masker kain kepada para pedagang pasar Bogor serta melakukan upaya public address di lokasi Pasar terkait pola hidup bersih dalam menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Untuk diketahui, Pemerintah kota Bogor, unsur Forkominda bersama element masyarakat akan melakukan kolaborasi dengan organisasi IDI, MUI, HIPMI, KNPI dan Karang Taruna untuk membentuk unit-unit di bawah gugus tugas yaitu Unit Edukasi dan Unit Pengawasan, dimana unit edukasi di pimpin oleh IDI dengan melibatkan Tokoh Agama dan unit pengawasan melibatkan KNPI, HIPMI dan Karang Taruna dengan di supervisi oleh TNI, POLRI dan Pol PP.

Disamping itu, Pemkot Bogor untuk sementara akan menutup jalur pedestrian dan tempat-tempat olahraga lainnya yang dikelola pemerintah. Pembatasan Aktifitas warga tetap berlangsung dimana sampai PKL 21.00 Wib tidak ada lagi kerumunan warga

Sedangkan untuk restoran, wajib tetap mengikuti aturan PSBB, salah satu diantaranya membatasi pengunjung dengan maksimal 50% dari kapasitas. (Red).