Banjir Bandang Terjang Empat Desa 1 Kelurahan di Sukabumi -->

Adsense




Banjir Bandang Terjang Empat Desa 1 Kelurahan di Sukabumi

87 Online News
Senin, 21 September 2020

SUKABUMI - Banjir bandang melanda Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/9) sekitar pukul 17.10 WIB. Satu rumah warga dan sebuah mobil dilaporkan hanyut akibat banjir bandang tersebut, serta dua orang dilaporkan hilang terbawa arus.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan banjir bandang melanda sejumlah kampung di empat desa dan satu kelurahan.

Masing-masing Kampung Cipari Desa Cisaat, Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, Kampung belakang Asrama Polisi Kelurahan Cicurug, Kampung Nyangkowek dan Kampung Lio Desa Mekarsari, Perumahan Setia Budi Desa Bangbayang. 

BPBD Sukabumi masih melakukan pendataan di lokasi terdampak. Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sukabumi berada di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan evakuasi serta pendataan.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna menuturkan, petugas masih mendata tentang laporan orang hilang dan kerusakan akibat banjir bandang.

"Sementara ini Korban jiwa masih dalam pencarian dan taksiran kerugian  masih dalam penghitungan," ungkapnya.

Kronologinya, lanjut Daeng menjelaskan, pada pkl  17.00 WIB. Terjadi hujan deras hingga menyebabkan banjir bandang luapan air sungai Citarik- Cipeuncit dengan ketinggian air -+ 5 s/d 6 meter yang mengakibatkan 12 rumah terbawa hanyut, 85 unit rumah terendam, kendaraan terbawa hanyut masih dalam proses pencarian.
  
Langkah Penanganan yang telah dilakukan P2BK Kecamatan Cicurug dan BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan asesment ke lokasi kejadian serta melakukan koordinasi dengan Pemdes Cisaat, Pemdes Pasawahan, Pemdes Mekarsari, Pemdes Bangbayang, dan Pihak Kelurahan Cicurug, BABINSA
,Babinkamtibmas dan Satpol-PP.

Daeng menambahkan, BPBD melakukan Evakuasi korban terdampak banjir bandang bersama unsur terlibat dan Komunitas Relawan. "BPBD dalam hal ini terus menghimbau pada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0266) 6323717," Pungkasnya. (Dede Rohmat)