KATAWIS RW 01 Kelurahan Tanah Baru, Akan Sulap Kolam Retensi Sebagai Destinasi Wisata Unggulan -->

Adsense




KATAWIS RW 01 Kelurahan Tanah Baru, Akan Sulap Kolam Retensi Sebagai Destinasi Wisata Unggulan

87 Online News
Minggu, 02 Agustus 2020

KOTA BOGOR - Sebagai langkah dan upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, Kelompok Tani dan Wisata (KATAWIS) RW 01, Kelurahan Tanah Baru, berencana akan menjadikan area Kolam Retensi sebagai destinasi pertanian dan pariwisata.

Hal itu dibahas dalam sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat yang tergabung dalam KATAWIS, di Kampung Kramat RT 005/001 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor Minggu (02/08/20).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi itu diantaranya, anggota DPRD Kota Bogor dari fraksi Golkar Rd. Oyok Sukardi dan narasumber dari SKPD seperti DKPP, Disparbud, DLH, Satpol PP, Sekretaris Camat Bogor Utara, Lurah Tanah Baru, Ketua RW dan RT setempat.

Lurah Tanah Baru, Dede Sugandi mengatakan, sebagai bagian dari fungsi dan tugas pokok lurah dalam memberdayakan masyarakat salah satunya melalui pembentukan KATAWIS beberapa hari yang lalu. Menurutnya, hal itu didasari karena ada potensi di area Kolam Retensi dan wilayah sekitarnya.

"Karena kami melihat disini merupakan wilayah yang memiliki potensi dan belum maksimal terurus untuk dikembangkan, serta belum ada yang berperan dalam pemeliharaannya. Maka di bentuklah Kelompok Tani dan Wisata sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat dan kesejahteraannya," tutur Dede.

Untuk lahan pertanian sendiri menurut Dede, akan memanfaatkan tanah kosong disekitar kolam retensi, baik dengan sistem hidroponik atau kinvensional.

"Sedangkan area kolamnya sendiri bisa di fungsikan sebagai area rekreasi dengan daya tarik bagi masyarakat luar dengan penanganan secara profesional," terangnya.

Dede menambahkan, pihaknya akan mengupayakan membentuk kelompok tani di setiap RW yang ada diwilayah Kelurahan Tanah Baru. "Apalagi ini kolaborasi antara tani dan wisata, dengan begitu sangat potensial dalam pelaksanaannya," imbuh Lurah Tanah Baru, Dede Sugandi.

Ia berharap, kedepannya pengelolaan kolam retensi ini dapat meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat sekitar dan sekaligus menjadi destinasi wisata yang tak kalah dengan tempat yang lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Humas KATAWIS, Taufik Hidayat menjelaskan, hari ini merupakan kegiatannya sebatas sosialisasi pembentukan saja karena SK baru diajukan dan dalam tahap proses serta pihaknya belum memegang siteplan secara keseluruhan dari proyek kolam retensi tersebut, seperti alokasi untuk pertamanan dan jogging track di seputaran kolam ini yang menggunakan area kurang lebih 4 meter dari sisi kolam.

"Untuk sektor pertaniannya kita akan fokuskan di tanaman seperti buah dan sayuran serta pohon penghijauan, sedangkan untuk kolam retensi kita manfaatkan di sektor perikanan dengan pengelolaan pemancingan serta wisata air dengan menggunakan perahu atau rakit," tuturnya.

Kedepannya, Ia meminta kepada pihak kelurahan untuk dibuatkan sekretariat guna memudahkan pelaksanaan kegiatan pengurus dan anggota KATAWIS yang saat ini jumlah sudah mencapai 26 orang dengan didominasi dari wilayah Rt 03, 04 dan 05 RW 01, atau yang paling terdekat dari area kolam retensi.

"Saya berharap kedepannya dari kolam retensi ini menjadi sektor pariwisata unggulan diwilayah Tanah Baru. Untuk itu, kita juga perlu pembinaan dari dinas terkait guna meningkatkan pengetahuan dalam tata kelola kedepannya," pungkas Taufik.

Reporter : D2N
Editor : Ibra Hermawan