Latest News

Kamis, 23 Juli 2020

Sikapi Beras Tidak Layak Konsumsi, KAMMI Desak Pemkot Bogor Usut Tuntas Mafia Pangan

KOTA BOGOR - Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bogor menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Bogor dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Kamis (23/7/2020). Mereka memprotes beras tidak layak konsumsi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor yang dibagikan kepada warga terdampak Covid-19.

Pantauan tim media 87Onlinenews, para mahasiswa mengkritisi kinerja DKPP Kota Bogor dengan berorasi secara bergantian. Mereka juga membentangkan spanduk dan poster bertulis "Tangkap Mafia Pangan",  "Usut Kadis DPKP dan Kabid Distribusi Pangan", serta "DPKP kamu Jahat".

"Beras yang dibagikan di warga Kelurahan Ciparigi tak layak untuk dimakan, penuh kutu dan berbau," kata Ketua Umum KAMMI Daerah Bogor, Arif Sibghotullah menyebutkan aduan warga.

Menurutnya, pendistribusian bantuan beras tidak layak konsumsi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kepada warga terdampak Covid-19, merupakan cerminan kurang pedulinya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di tengah Pandemi.

Atas hal itu, mahasiswa mendesak penegak hukum agar memeriksa Kadis DKPP dan jajarannya terkait beras tidak layak konsumsi yang dibagikan warga Kota Bogor pada bulan Juni 2020 lalu. 

KAMMI menduga, ada masalah dalam penganggaran belanja beras tersebut, usut tuntas Kadis DKPP dan Kabid Distribusi Pangan, usut anggaran belanja beras DKPP Kota Bogor," tegas Arif.( D2N )