Latest News

Minggu, 26 Juli 2020

Peringati Hari Sungai Nasional 2020, Bikers FKPPI Bogor Bersama Komunitas Peduli Ciliwung Bersihkan Bantaran Sungai

KOTA BOGOR - Menjelang Hari Sungai Nasional 2020 yang jatuh pada 27 Juli 2020, serta sebagai rasa cinta dan kepedulian dengan alam, puluhan anggota Bikers FKPPI Bogor bersama Komunitas Peduli Ciliwung, Satgas Ciliwung Kota Bogor, serta Direk Operasional Hakekat Ciliwung melaksanakan giat bebersih sampah Sungai Ciliwung diwilayah Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (25/07/20).

Bambang S Sudirman, selaku Wanhat dari Bikers FKPPI Bogor yang juga motivator dalam giat ini menuturkan, kegiatan tersebut memperingati Hari Sungai Nasional 2020 khususnya bagi warga Kota dan Kabupaten Bogor.

"Kami dari Bikers FKPPI Bogor turut serta dalam peduli dengan mencintai dengan kegiatan bebersih sampah Sungai Ciliwung yang sebelumnya sudah di inisiasi oleh para pembina kami, baik dari Korem 061/SK, Dandim 0606 Kota Bogor, serta Koramil yang mulai gerakan peduli yang dimulai dari  titik nol Talaga Saat, Cisarua Puncak. Hari ini kita tuangkan emosi dan kekuatan dalam rangka membersihkan bantaran Sungai Ciliwung dari sampah yang mengalir dari hulunya," tutur Bambang.

Pada kesempatan yang sama, penggagas sekaligus tokoh dalam Komunitas Peduli Ciliwung, Suparno, menyampaikan, hal tersebut sebagai wujud bakti, cinta dan sayang kepada alam yaitu termasuk salah satunya Sungai Ciliwung.

"Inilah teman - teman dari Bikers FKPPI Bogor yang begitu semangat , dan ini tidak mudah karena mereka harus turun melalui tebing, mengangkat sampah yang beras dengan radius 100 m. Mungkin mereka jarang turun ke sungai, tapi bisa dilihat mereka luar biasa begitu semangatnya dalam upaya mencintai alam, semoga rekan- rekan semua tergugah  yang belum turut serta dalam mencintai lingkungan dan alam sekitar," harapnya.

Tokoh pemerhati serta sesepuh diwilayah setempat, H Supandi atau dikenal dengan H.Didi mengapresiasi dengan kehadiran dari para anggota Bikers FKPPI Bogor melalui kegiatan ini.

"Kita harus bersahabat dengan alam, dengan sendirinya alam akan menjaga kita semuanya. Secara histori dahulu Sungai Ciliwung lebarnya sampai dengan 500 M, dan sebagai pusat perdagangan dengan kapal dan perahu sampai titik akhirnya di wilayah Pondok Rajeg pada zaman Kerajaan Pajajaran," ungkapnya.

Ia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang berada disekitar sungai ciliwung untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestariannya.

"Saya berharap kita semau untuk selalu menjaga kebersihan, jaga selalu sungai gunakan dengan yang semestinya, kita jaga alam dan alam jaga kita semuanya," pungkas H.Didi. (D2N)