Mulai Hari Ini, Disdukcapil Kabupaten Bogor Berlakukan Permendagri No 109 Tahun 2019



Mulai Hari Ini, Disdukcapil Kabupaten Bogor Berlakukan Permendagri No 109 Tahun 2019

87 Online News
Rabu, 01 Juli 2020

KAB.BOGOR - Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, mulai menerapkan peraturan baru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, dengan mengganti bahan pencetakan jenis akte kelahiran hingga Kartu Keluarga (KK) menggunakan kertas HVS A4 80 gram.

Peraturan itu tertuang dalam Permendagri nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan, pencetakan dokumen Adminduk sekarang menggunakan HVS A4 80 gram berwarna putih yang dilengkapi tanda tangan elektronik (TTE) berupa QR Code.

"Iya betul, mulai besok (Rabu 1 Juli 2020), dasar kertas yang akan digunakan dalam pencetakan akta kelahiran, akta perkawainan non-muslim, akta kematian di bidang pencatatan sipil Kabupaten Bogor akan menggunakan kertas HVS A4 80 gram," kata Kepala Bidang Pencatatan Sipil pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Trini kepada Wartawan, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, untuk pemberlakuan kebijakan baru itu akan dilakukan di seluruh pelayanan bidang Capil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Kebijakan ini nantinya akan di lakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Bumi Tegar Beriman khususnya melalui bidang pemanfaatan Data dan Inovasi pada Disdukcapil.

"Nanti bidang bidang pemanfaatan Data dan Inovasi yang akan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat, karena mereka yang mengetahui secara pasti sasaran mana saja yang akan menjadi target tempat dilakukannya sosialisasi dalam kebijakan baru tersebut," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Emilia Okiyanti menjelaskan, pemberlakuan kebijakan baru itu akan dilakukan untuk seluruh pengurusan dokumen kependudukan yang kini hanya menggunakan kertas HVS ukurn A4 tersebut.

Emilia mengatakan, jika merujuk kepada Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sendiri itu yang selaras dengan pemerintah pusat dan keterkaitan dengan Permendagri ini untuk memberlakukan kertas HVS.

"Dan karena kemarin sudah adanya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) melalui Zoom Meeting berarti secara langsung sudah akan berlaku secara keseluruhan pada Rabu esok hari," katanya.

Emilia juga menjelaskan, apabila pemberlakuan itu sudah dilakukan esok hari, secara langsung bahan kertas blanko yang diketahui sebelumnya terdapat security printing (Hologram Lambang Garuda, red) untuk akte kelahiran itu nantinya akan di tiadakan. Untuk membedakan dalam pencetakan dokumen kependudukan maupun pencatatan sipil yang menggunakan kertas HVS tersebut adalah dari tanda tangan elektronik QR barcode.

"Jadi program baru ini sebenarnya masa transisi. Jika ini berhasil, nantinya seluruh pelayanan akan berbasis digital. Dan membedakan keabsahan dari keaslian berbahan dasar kertas HVS A4 80 gram terdapat TTE Pak Kadis yang di kemas di dalam sebuah barcode," pungkasnya. (Red)