Awan Menyerupai Kujang dan Hewan Qurban Viral di Bogor -->

Adsense




Awan Menyerupai Kujang dan Hewan Qurban Viral di Bogor

87 Online News
Jumat, 31 Juli 2020

BOGOR – Fenomena alam, awan yang disebut menyerupai sebuah Kujang dan seekor hewan qurban beredar di Bogor. Peristiwa ini terjadi pada H-1 Hari Raya Iedul Adha 1414 Hijriyah. 

"Masya Alloh", komentar sejumlah satu nitizen pada kolom komentar salah satu unggahan di media sosial menampilkan foto yang menunjukkan adanya awan yang disebut menyerupai sebuah Kujang dan seekor hewan qurban disenbelih.

Dari keterangan yang disampaikan foto unggahan di media sosial tersebut, disebutkan fenomena itu di abadikan menggunakan kamera handphone saat berkendara di Jalan Tol Kota Bogor pada Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, menyambut Hari Raya Iedul Adha 1441 Hijriyah (31/7/2020). 

Tidak sedikit netizen yang memaknainya sebagai pertanda baik dan peringatan bagi umat manusia.

Mengutip sumber terpercaya, peneliti Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Erma Yulihastin, saat memberikan penjelasannya secara ilmiah, Jum'at (9/5/2020) di Jakarta. "Terkadang bentuk awan menyerupai suatu benda yang dikenal oleh manusia, sehingga dipersepsikan sedemikian rupa.

Erma Yulihastin menyebut bentuk awan yang unik itu merupakan gabungan dari berbagai jenis awan yang ada di lapisan atmosfer Bumi. Sehingga dia menciptakan kombinasi-kombinasi secara visual. Bentuk awan juga digunakan oleh para ilmuwan untuk mengidentifikasi jenis dari awan tersebut. Melihat makna atau arti di balik keberadaan awan itu tidak didasarkan pada bentuk yang diwujudkan, namun lebih kepada dengan mengetahui jenis apakah awan tersebut. Karena berbeda jenis awan memiliki arti yang berbeda pula berdasarkan ilmu pengetahuan.

Berdasarkan bentuk Jika dilihat dari bentuknya, awan juga dibedakan menjadi 3 kelompok besar, yakni:
1. Awan Cumulus (bertumpuk-tumpuk),
2. Awan Stratus (panjang serta bergaris-garis)
3. Awan Nimbus (bentuknya seperti hujan).

Awan tidak biasa (Unusual Clouds) Yanf terakhir adalah awan-awan yang tidak bisa dikelompokkan berdasarkan bentuknya, yakni awan yang memiliki bentuk tidak biasa atau unusual clouds. "Inilah mungkin, menurut saya yang bisa memicu visualisasi-visualisasi di atmosfer yang aneh dan menakjubkan," sebut Erma.

Berikut ini jenis-jenis awan yang diketahui dan telah teridentifikasi serta penjelasan yang bisa dipelajari. Berdasarkan ketinggiannya, awan dibedakan menjadi 3 jenis yakni awan tinggi, awan menengah, dan awan rendah.

Awan tinggi berada di ketinggian antara 4-13 kilometer dari permukaan Bumi. Ketinggian itu juga menjadi ketinggian biasanya pesawat komersil mengudara. Ciri-cirinya memiliki warna yang sangat putih karena banyaknya kandungan partikel atau kristal es di dalamnya. "Intinya adalah awan tinggi itu kaya dengan es, tapi bukan air. Artinya dia bukan awan yang siap menjadi hujan, tetapi awan-awan es," ujar Erma. (ALS) 
.