Pemkot Bogor Akan Tindak Tegas THM Yang Melanggar Peraturan PSBB -->

Adsense




Pemkot Bogor Akan Tindak Tegas THM Yang Melanggar Peraturan PSBB

87 Online News
Minggu, 14 Juni 2020

KOTA BOGOR - Menanggapi beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) Exclusive (dulu X One), di Jalan Siliwangi, Kota Bogor ditengah PSBB Proposional, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim angkat bicara.

"Sangat jelas itu melanggar Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 44 Tahun 2020 dari revisi Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Penanganan Covid-19 di Kota Bogor," ungkap Dedie A Rachim kepada wartawan, melalui pesan Whatsapp, Minggu (14/6/2020).

Ia menegaskan, sampai saat ini dalam peraturan itu belum memperbolehkan tempat hiburan, khususnya karoke atau sejenisnya untuk kembali beroperasi.

"Tempat hiburan malam ( THM ) atau sejenisnya masih dilarang untuk beroprasi,  dan segera akan kita kroscek. jika melanggar sanksinya akan ditutup," tegas Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim.

Tak hanya Wakil Walikota, penegasan terkait pelanggaran THM dalam situasi fase PSBB, khususnya di Kota Bogor ini pun disampaikan oleh Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah SSTP. Dikatakannya, yang diperbolehkan beroperasi saat ini hanya Cafe dan Restoran live music, dan harus memenuhi ketentuan pembatasan yakni 50% pengunjung dari kapasitas maksimal, serta melaksanakan protokol pencegahan penyebaran covid-19 secara ketat. 

"Club atau Diskotik dengan menyediakan Disk Jokey ( DJ ) tidak diperbolehkan, jelas itu melanggar aturan perwali No 44  tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam rangka penanganan Covid-19, akan segera kita segel sementara sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Kasatpol PP, melalui pesan Whatsapp kepada media.

Menurutnya, Ijin dari Club Ekslusif ini adalah Cafe, Resto dan Karaoke, ini sudah jelas keluar dari jalur perijinannya. Dengan nekad buka dalam situasi pandemi ini, sangat terkesan tidak menghargai aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui perwalinya.

"Ini sudah jelas keluar dari jalurnya, harus kita tindak tegas, karena buka dan beroprasi dalam situasi pemberlakuan PSBB. Saya soroti dari jam oprasionalnya saja sudah sangat menyalahi aturan, harus siap menerima konsekuensinya. Saya sudah perintahkan Kasie Penyidikan untuk dilakukan pendalaman guna penindakan selanjutnya," tukasnya.

Diduga THM inipun selama bulan suci ramadhan juga buka dengan cara main petak umpet dengan petugas, sudah sangat jelas menciderai dan mengangkangi perwali yang sudah ditetapkan.
( D2N )