Langgar PSBB dan Kerap Menimbulkan Keributan THM Exlusive Akhirnya Disegel -->

Adsense




Langgar PSBB dan Kerap Menimbulkan Keributan THM Exlusive Akhirnya Disegel

87 Online News
Selasa, 16 Juni 2020

KOTA BOGOR - Karena kerap menimbulkan keributan dan melanggar aturan PSBB, Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menyegel Tempat Hiburan Malam (THM) Exclusive, yang terletak Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (15/6/2020).

Bima menuturkan, dirinya banyak menerima laporan dari warga bahwa THM sudah buka, dan ada pertanyaan sudah diperbolehkan atau belum. Dirinya menjawab bahwa rumah makan, cafe dan restoran boleh selama mentaati protokol kesehatan.

"Kemarin kami cek dan berdasarkan bukti-bukti didapatkan fakta bahwa disini ada keributan, dan keributam itu juga karena tidak ditaatinya saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi proporsional, tidak ada physical distancing sehingga ada kerumunanan dan mengakibatkan keributan," tutur Bima Arya.

Ia menegaskan, berdasarkan aturan Pemkot Bogor, Satpol PP menyegel tempat ini dan diperintakan kepada DMPTSP agar mengkaji untuk pemberian izin tempat ini secara menyeluruh, apabila ada pelanggaran berat maka terancam akan dicabut izinnya.

"Penyegelan ini tidak akan kami patok waktunya, pokoknya kami tutup dahulu sampai DPMPTSP mengakji secara keseluruhan bahkan tempat ini bisa ditutup seacara permanen," tegas Walikota Bogor, Bima Arya.

Bima mengatakan,  THM tersebut sangat banyak menjadi sarang kriminal dan perkelahian. Tempat ini masih kata Bima, izinnya cafe, karoke dan resto. Kemudian dilihat ada musik walaupun play list tapi tetap saja ada hiburan dan kerumunan sehingga mengakibatkan perkelahian, sedangkan untuk izin diskotik tidak ada lagi di Kota Bogor.

"Sekarang ini kondisinya lagi prihatin, rumah makan, restoran dan cafe ini dibuka untuk memghidupkan ekonomi bukan untuk menghidupkan kriminalitas," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah menjelaskan, bahwa di Kota Bogor tidak ada namanya diskotik, izinnya tempat resto dan karaoke. Tapi dalam pelaksanaannya masih ada penyimpangan seperti disini. Karena itu dipastikan pengawasan diperketat, karena Sabtu (13/6/2020) malam dicek dan diawasi 33 tempat yang biasa menyediakan live musik.

"Saya harap ini menjadi pelajaran bagi pengusaha lainnya. Karena dibukanya sektor ekonomi ini bukan berarti sudah aman, tetapi agar menghidupkan kembali sektor ekonomi," jelasnya.

Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah menuturkan, bahwa di Kota Bogor tidak ada namanya diskotik, izinnya tempat resto dan karaoke. Tapi dalam pelaksanaannya masih ada penyimpangan seperti disini. Karena itu dipastikan pengawasan diperketat, sebelumnya, Sabtu (13/6/2020) malam dicek dan diawasi 33 tempat yang biasa menyediakan live musik.

"Saya harap ini menjadi pelajaran bagi pengusaha lainnya, karena dibukanya sektor ekonomi ini bukan sudah aman tapi agar menghidupkan kembali sektor ekonomi. Sudah ada dua THM yang disegel, seiring dibukanya resto dan cafe ini tidak boleh ada dj dan karaoke," paparnya.

Agus mengatakan, kalaupun ada live musik harus dicek terlebih dahulu sesuai ketentuan protokol kesehatan, apakah pengunjung 50 persen dari jumlah kapasitas cafenya. "Nanti akan dibuat kajiannya ke DPMPTSP Kota Bogor sesuai perintah Wali Kota Bogor, berikutnya yang bersangkutan komitmen dengan izin yang dimiliki, juga tidak diperbolehkan untuk disk jockey (DJ) performance seperti disini," pungkasnya. (D2N/Red)