Disdukcapil Kota Bogor Sosialisasikan Penggantian Blangko KK Dan Akta Sesuai Permendagri 109 Tahun 2019



Disdukcapil Kota Bogor Sosialisasikan Penggantian Blangko KK Dan Akta Sesuai Permendagri 109 Tahun 2019

87 Online News
Kamis, 11 Juni 2020

KOTA BOGOR - Sejak awal Juni 2020, Dinas Kependudukan dan Penctatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor telah mensosialisasikan terkait penggantian kertas Kartu Keluarga ( KK ), Akta kelahiran dan Akta Kematian yang semula menggunakan kertas squritas printing (warna biru) kini menjadi kertas berwarna putih yakni HVS ukuran A4 80 gram.

"Hal itu, sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan didasari sesuai amanat permendagri 109 tahun 2019 yang berbunyi tentang dokumen dalam pelayanan Adminduk Blanko Kartu Keluarga dan Akta Pencatatan Sipil," kata Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto melalui pesan WhatApp, Kamis ( 11/6/2020).

Menurutnya, untuk wilayah Disdukcapil Kota Bogor sendiri di sosialisasikan sejak awal bulan Juni disetiap Kecamatan, termasuk di Mall Pelayanan Publik (MPP).
Meskipun jenis kertas diganti, kedua kartu tersebut (KK dan Akta) sama dengan sebelumnya, yaitu memiliki kekuatan hukum. "Sebetulnya tidak ada yang berubah dari tampilannya, sama dengan sebelumnya yaitu ada nomor NIK dan barcode pada kartu tersebut," imbuhnya.

Ia menjelaskan, digantinya kertas KK dan akta tersebut tujuannya untuk memudahkan masyarakat, terlebih bisa menghemat waktu dan menghemat biaya karena nantinya KK dan akta ini bisa di cetak oleh masyarakat dari rumah sehingga tidak ada lagi yang datang atau antre di Disdukcapil dan di kantor-kantor pelayanan Disdukcapil yang ada di setiap kecamatan dan Mall Pelayanan Publik. Namun untuk saat ini proses pemcetakan masih dilakukan di Disdukcapil atau pelayanan di setiap kecamatan dan MPP.

"Karena sedang proses membuat aplikasinya supaya data tersebut bisa dibuat dalam file PDF, kalau prosesnya sudah rapi dan siap, baru kita informasikan kepada masyarakat luas kemudian baru bisa dicetak masing-masing oleh warga. Tentunya ini sangat mempermudah dari segi waktu dan yang lainnya, semoga masyarakat bisa lebih memahami informasinya terkait perubahan ini," pungkasnya. ( D2N )