Terima Suap Dari Pemudik Nakal, Polisi Terancam Dipecat -->

Adsense




Terima Suap Dari Pemudik Nakal, Polisi Terancam Dipecat

87 Online News
Rabu, 06 Mei 2020

JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan langsung memecat anggotanya jika terbukti menerima suap untuk meloloskan pemudik bandel.

"Peran Polisi Lalu Lintas (Polantas) kali ini cukup krusial untuk mencegat para pemudik selama pemberlakuan larangan mudik Lebaran di masa pandemi virus corona (Covid-19)," kata Sambodo Purnomo, dalam sebuah diskusi daring, Rabu (6/5/2020).

Sambodo meminta kepada semua pihak untuk segera melapor jika melihat atau menemukan anggota Polantas yang melakukan hal tersebut.

"Tolong dilaporkan kepada kami, kalau perlu videokan sehingga kami bisa usulkan untuk kami pecat," tegasnya.

Ia mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 dalam rangka pelarangan mudik, seluruh anggota juga turut diawasi oleh PAM dari internal Polri.

Kendati demikian, Sambodo meminta masyarakat untuk turut serta mengawasi kinerja anggota Polantas di lapangan. Karenanya, Sambodo mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada anggota yang bermain-main dalam melaksanakan tugas.

"Saya komandannya saja begadang terus di Cikarang. Kalian anak buah main-main saya pecat sekalian. Kalau boleh sudah saya bunuh saja anggota seperti itu tuh," ujar Sambodo.

Sambodo menambahkan, Hingga Rabu (6/5/2020) Ditlantas Polda Metro mencatat ada sebanyak 12.512 kendaraan yang diminta putar balik kembali ke wilayah Jakarta.

"Rinciannya, 4.210 kendaraan di Pintu Tol Cikarang Barat, 3.411 kendaraan di Pintu Tol Bitung, dan 4.891 kendaraan di jalan arteri," pungkasnya. (Red)