Dimulai Dari Aksi "Segelas Beras" BBRP Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19 -->

Adsense




Dimulai Dari Aksi "Segelas Beras" BBRP Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

87 Online News
Rabu, 13 Mei 2020

KOTA BOGOR - Berawal dari rasa keprihatinan terhadap masyarakat terdampak wabah covid-19, Ormas Barisan Benteng Raya Padjajaran (BBRP) berinisiatif bahu membahu mengumpulkan bantuan mulai dari satu gelas beras.

Selain itu, BBRP DPC Kota Bogor, akan mendirikan posko bantuan (Lumbung Sembako) di setiap zona di seluruh wilayah Kota Bogor guna membantu masyarakat yang terdampak dari wabah virus corona.

Ketua BBRP DPC Kota Bogor, Umar Dani menuturkan, Balad BBRP mulai dari anggota sampai ke tingkat pimpinan
sedang mengumpulkan program "Dari kita untuk kita", ini wajib karena melihat kondisi pandemi covid-19 dampaknya luar biasa.

"Jadi selaku pimpinan kami sangat peduli kepada anggota. Makanya dilakukan suatu rencana, dan hari ini pelaksanaannya dari 6 zona," tutur Umar Dani usai menerima secara simbolis bantuan beras yang dikumpulkan dari seluruh Balad Padjajaran
di Posko BBRP Area Taman Heulang Jalan Heulang Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa ( 12/05/20 ).

Ia menjelaskan, sampai hari ini sudah terkumpul satu ton beras dari sebagian Balad BBRP yang akan dibagikan kepada anggotanya serta masyarakat yang membuyuhkan pada umumnya.

"Ini belum semuanya, secara teknis ini akan dikembalikan lagi serta kita lihat kepedulian dari dalam dulu, yaitu mulai dari anggota kita sendiri. Pasti mereka juga sangat membutuhkan di tengah kondisi seperti sekarang ini," kata Umar.

Sementara itu, Ketum DPP BBRP Atma Wirya mengatakan, BBRP sebagai ormas yang hadir dan peduli kepada masyarakat dengan tujuan untuk kebersamaan, karena BBRP awal berdirinya mulai dari persaudaraan dan silaturahmi.

"Duduluran dan kebersamaan jadi nilai silaturahmi itu yang paling utama, serta saling menghargai satu sama lain. Artinya saling tolong penolong di saat kondisi seperti sekarang ini, sehingga dengan kehadiran kita diharapkan bermanfaat bagi mereka," ungkap Atma Wirya.

Menurutnya, sebagian balad juga ada yang kurang dalam kemampuan daya beli, apalagi dalam situasi di tengah pandemi covid-19. Ia berarap dengan kegiatan pengumpulan beras ini bisa terbantu.

"Minimal kita mencoba yang terbaik untuk BBRP sendiri dan kepada masyarakat, diharapkan inilah citra yang bisa kita perbuat dan kedepannya harus seperti itu, karena BBRP tidak akan mati, diam, tidak akan tidur, BBRP akan selalu hidup," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen DPP Angga Satria menambahkan, dengan adanya pengumpulan beras ini bisa membantu meringankan beban anggota BBRP itu sendiri.

"Kalau untuk ekternal di masyarakat, kita juga terus melakukan kegiatan sosial seperti penyemprotan disinfektan di beberapa titik 6 zona di Kota Bogor, sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat," tambahnya.

Ia menegaskan, BBRP hadir untuk membantu semua warga masyarakat tanpa memandang suku, agama dan organisasi apapun yang terdampak dari wabah ini. "Dan saya menekankan bahwa ini semua murni hasil gotong royong dari semua Balad Padjajaran, tidak ada campur tangan yang lain. Saya menghimbau bagi masyarakat yang membutuhkan, silahkan datang ke Posko Bantuan BBRP di semua zona yang ada di Kota Bogor," pungkasnya.
(D2N)