Sikapi Pemberlakuan PSBB, Ade Wardana Sebut Kurangnya Sosialisasi Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat



Sikapi Pemberlakuan PSBB, Ade Wardana Sebut Kurangnya Sosialisasi Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat

87 Online News
Rabu, 15 April 2020

KAB BOGOR - Pasca Kemenkes menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta sebagai langkah dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 19 (COVID-19), menyusul 3 Kota, diantaranya Bogor, Depok dan Bekasi.

Terkait hal tersebut, Pembina LBH Gentar, Ade Wardana menilai pemerintah daerah perlu memberikan sosialisasi pemahaman secara jelas kepada masyarakat agar tidak salah kaprah dan menimbulkan masalah baru. 

"Kurangnya sosialiasi kepada masyarakat terkait pemberlakuan PSBB diwilayah Kota maupun Kabupaten Bogor, dan yang paling miris menutup akses jalan kecil justru malah ini akan menjadi masalah baru.
Karena pada dasarnya PSBB bukan tidak boleh beraktivitas, hanya dilakukan jika perlu dan penting saja untuk keluar dengan tidak menutup lahan usaha," tutur Ade Wardhana (AW) melalui sambungan telphone kepada media, Selasa (14/4/2020).

Ia menegaskan, sesuai aturan yang berlaku dalam PSBB yang berkaitan dengan lahan usaha bagi masyarakat, jangan dimaknai semuanya dilarang atau tidak boleh dalam hal ini. Menurutnya, adanya permasalahan pandemi covid-19 ini merupakan ujian kepemimpinan yang sesungguhnya bagi kepala daerah.

"Karena ini akan terlihat dalam upaya beserta jajarannya ketika mengajak atau menghimbau masyarakat atau stake holder dalam mensosialisasikan secara benar dan gamblang jangan sampai salah diterima oleh masyarakat juga informasi yang salah, apalagi tidak bisa dipertanggungjawabkan seperti dari media sosial atau yang lainnya, karena ini pada dasarnya akan bermuara kembali kepada pemimpin daerah itu sendiri sebagai leader yang baik bagi bawahannya.

"Selain itu, saya sangat menyayangkan sampai hari ini masyarakat seolah disuruh berusaha sendiri, seperti penyemprotan disinfektan secara swadaya mandiri dilingkungannya. Termasuk upaya-upaya yang lain dirasa belum ada yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung, jangan sampai menunggu korban-korban berjatuhan lagi karena menunggu proses pencegahan dari pemerintah daerah terkait pandemi wabah Covid-19," pungkas Pria Lulusan Komunikasi Pembangunan Pertanian IPB Bogor ini.(D2N)