Putus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona FPK Kabupaten Bogor Lakukan Penyemprotan Disinfektan



Putus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona FPK Kabupaten Bogor Lakukan Penyemprotan Disinfektan

87 Online News
Kamis, 09 April 2020

BOGOR - Penyebaran wabah virus corona (Covid 19) menjadi perhatian berbagai kalangan baik Ormas, Lembaga dan Individu, guna memutus mata rantai virus berbahaya tersebut sejumlah Pengurus dan Anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bogor, mengadakan Penyemprotan Disinfektan keseluruh rumah warga di Perum Alam Tirta Lestari, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Kamis (9/4/2020). 

Ketua FPK Kabupaten Bogor, Hj Nia Kurniasih mengatakan, pihaknya sengaja melakukan penyemprotan kerumah warga yang mencakup RT 01 hingga RT 03 diwilayah RW 14 dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19, yang mana sebelumnya wilayah Ciomas sudah termasuk zona merah.

"Semoga dengan diadakan penyemprotan ini semua warga Ciomas dan warga perumahan ini terbebas dari virus corona, sehingga semua sehat wal'afiat dan bisa menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan lancar dan tidak ada hambatan apapun," katanya.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri dengan cara mencuci tangan juga setiap mau berpergian atau aktivitas di luar agar selalu menggunakan masker dan hindari kontak langsung dengan orang lain.

Dalam kesempatan yang sama Ketua RW 14, Dede Firdaus mengucapkan terimakasih atas kepedulian dari FPK Kabupaten Bogor yang telah melakukan penyemprotan diwilayah yang dipimpinnya.

"Saya dan Warga di perumahan ini mengucapkan banyak terimkasih kepada Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) Kabupaten Bogor yang sudah melakukan penyemprotan Dinfekstan ke rumah-rumah warga disini, semoga dengan diadakan penyemprotan ini bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona," ucapnya.

Dede berpesan kepada seluruh warganya untuk selalu mentaati segala peraturan dari pemerintah, "Saya tegaskan juga kepada seluruh masyarakat untuk selalu di rumah saja jika tidak ada keperluan yang mendesak, sehingga penyebaran virus bisa diatasi," tandasnya. (Herman)