Bansos Covid-19 Tak Kunjung Datang, Ketua RT Jadi Sasaran Pertanyaan Warga -->

Adsense




Bansos Covid-19 Tak Kunjung Datang, Ketua RT Jadi Sasaran Pertanyaan Warga

87 Online News
Rabu, 29 April 2020

KOTA BOGOR - Bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 yang rencananya digulirkan pemerintah dalam bentuk sembako dan uang tunai membuat kegaduhan. Bantuan ini tak kunjung datang, sementara warga sangat mengharapkan. Salah satunya di Kampung Kramat RT  005 RW 001 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. 

Bantuan yang digadang-gadangkan oleh Pemkot Bogor, yang sebelumnya dilakukan pendataan terlebih dahulu oleh setiap pejabat RT dan RW, namun sampai detik ini belum ada realisasinya.Keluhan warga pun santer dilontarkan kepada ketua RT dan RW. Sebagai penyambung lidah ke tingkat pemerintahan, RT dan RW dibuat ketar ketir menjawab pertanyaan warganya.

"Warga disini setiap saat menanyakan perihal bantuan ini kepada saya selaku RT, dan kami pun sama sekali belum ada informasi yang pasti baik dari pihak RW, Kelurahan ataupun pihak Kecamatan, terkait kapan bisa diturunkan bantuan tersebut," tutur Kwatno selaku ketua RT setempat, kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Menurutnya, beberapa kali pemerintah mengumumkan pembagian Bansos membuat warga semakin bingung, karena yang disampaikan berbeda dengan realisasi di lapangan. Bahkan, Kwatno mengaku sering mendatangi kantor Kelurahan untuk memastikan kembali kapan waktu pencairan Bansos ini. Namun sangat ironis, jawabannya selalu belum pasti dan ngambang. 

"Setiap ditanyakan ke pihak Kelurahan, pasti jawabannya tidak tahu. Malahan  disuruh menanyakan langsung ke Dinas Sosial Kota Bogor. Saya menjadi merasa terbebani, karena hampir setiap hari yang ditanyakan warga. Pak RT udah turun belum bantuannya, kapan dong ?," ungkap Kwatno menirukan warganya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua RW 05 Kelurahan Panaragan, Kota Bogor Tengah, Aep Saepudin. Saat dihubungi tim media, Aep mengaku belum ada dan belum mendapat informasi kapan turunnya bantuan sosial dari pemerintah setempat.

"Kami berharap bantuan dari Pemerintah segera turun, mengingat warga sangat membutuhkan dan PSBB sudah lama diterapkan. Sejak pemberlakuan PSBB banyak warga yang menganggur," pungkas Aep.

Sebelumnya, Pemkot Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah mengumumkan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah seiring ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor.

"Mulai kemarin disalurkan melalui kantor Pos dengan jumlah Rp. 500 ribu yang terdiri dari bantuan langsung sembako senilai 350 ribu dan uang tunai Rp. 150 ribu," jelas kepala Dinsos Kota Bogor, Anggraeby Iswara, Kamis (16/4/2020).

Reporter : D2N