Resmi Miliki Legalitas, Yayasan PAMOR Terus Berkomitmen Membantu Masyarakat



Resmi Miliki Legalitas, Yayasan PAMOR Terus Berkomitmen Membantu Masyarakat

87 Online News
Sabtu, 07 Maret 2020

KOTA BOGOR - Berawal dari banyaknya berbagai permasalahan dan keluhan masyarakat terutama dalam dibidang pelayanan kesehatan serta pendidikan, maka terbentuklah sebuah Yayasan yang dinamakan "Paduli Masyarakat Bogor" (PAMOR).

Inisiator sekaligus Ketua Umum Yayasan Pamor, Duddy Supandi mengatakan, meskipun baru memiliki legalitas, namun sejak tahun 2017, yayasan ini sudah melakukan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan dengan tujuan untuk membantu sesama.

"Yayasan Pamor berdiri karena didasari dengan banyaknya keterbatasan yang dirasa oleh masyarakat, diantaranya terkait pengetahuan dan pemahaman untuk proses pengobatan ke rumah sakit ataupun cara pembuatan dan penggunaan BPJS kesehatan," kata pria yang akrab disapa Kang Idol didampingi pembina Never Hendi kepada media, di Kantor Sekretariatnya Gedung Bravo Hit'z Jalan Roda Belong, Kelurahan Babakan Pasar Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (07/03/2020).

Pada tahun 2019 menurut Idol, Yayasan ini sudah memiliki legalitas yang sah dengan nama Yayasan Masyarakat Paduli Bogor yang bergerak dalam bidang Sosial dan Keagamaan dengan Akte notaris no 011 tanggal 12 Desember 2019 dan No 013 tanggal 21 Januari 2020 serta SK dari Kemenkum HAM AHU/0002265.AH.01.12.Tahun 2020 Tanggal 27 Januari 2020.

"Dengan berbekal terobosan dan program seperti dalam bidang pendidikan yang tentunya sangat membantu pihak dinas terkait dalam proses pelayanan bagi masyarakat yang kurang mampu, seperti putus sekolah karena keterbatasan biaya, kami bantu dengan cara negosiasi dengan pihak terkait untuk meringankan beban mereka," paparnya.


Idol menambahkan, selain berbagai bidang tersebut, Yayasan Pamor juga konsen terhadap masalah di bidang keagamaan, yang dilihatnya sungguh sangat miris dengan banyaknya mengatas namakan agama sehingga menimbulkan konflik saling bergesekan dan saling menjelekkan serta memfitnah satu sama lainnya.

"Terkait hal itu, kami berupaya melakukan pendekatan-pendekatan kepada pihak terkait yang menyangkut masalah keagamaan seperti kepada para tokoh agama baik Ustadz, pendeta dan juga pemimpim keagamaan yang lainnya. Standarisasi dari anggota yang berada dalam yayasan ini yaitu yang konsen dan murni untuk kegiatan sosial tinggi tanpa pamrih atau imbalan apapun," tegas Ketua Umum Yayasan yang telah memiliki kurang lebih 20 anggota yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bogor dengan memiliki keyakinan untuk membantu masyarakat dengan ikhlas tanpa mengharapkan apapun untuk membantu masyarakat.

Ia berharap kedepannya Yayasan Pamor ini bisa bersinergi dengan semua instansi terkait. Disamping itu, Idol berpesan  kepada masyarakat umum, khususnya bagi yang merasa sehat agar selalu menjaga kesehatannya. 

"Bagi yang belum memahami terkait proses pendidikan atau kesehatannya kami akan membantu secara proses administrasinya melalui Hotline Service di nomor 0857-1618 - 3861. Selama 1 x 24 jam setiap hari, kami siap membantu masyarakat," pungkasnya.(D2N)