Pemkot Bogor Perpanjang Masa Belajar Dirumah Bagi Peserta Didik



Pemkot Bogor Perpanjang Masa Belajar Dirumah Bagi Peserta Didik

87 Online News
Selasa, 24 Maret 2020

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, melalui Dinas Pendidikan Kota Bogor mengeluarkan surat edaran tentang perpanjangan masa belajar di rumah bagi para peserta didik. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) yang semakin merajalela dan banyaknya warga Kota Bogor dinyatakan positif terjangkit.

"Ini untuk menyikapi di tetapkannya surat keputusan Walikota Bogor nomor : 900.45-214 tahun 2020 tentang wabah penyakit corona virus (covid 19) sebagai kejadian luar biasa (KLB) dan semakin meningkatnya masyarakat yang terpapar virus Covid 19. Dengan ini, Pemerintah Kota Bogor memutuskan untuk memperpanjang masa belajar di rumah mulai 30 maret-11 April 2020," tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, H. Fahrudin,
mengutip isi surat edaran yang ditujukan untuk semua Kepala Sekolah Se-Kota Bogor.

Fahrudin menyampaikan, perpanjangan masa libur sekolah tersebut berdasarkan surat edaran nomor: 061/1169-Umum yang ditandatangani Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Pemkot Bogor untuk memperpanjang masa belajar di rumah bagi peserta didik PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA dan lembaga pendidikan non formal lainnya.

"Karena libur semakin panjang, maka siswa dan siswi diharapkan untuk tetap berada dirumah, menjalani pola hidup yang bersih dan sehat," kata Kadisdik Kota Bogor, H Fahrudin kepada wartawan, melalui pesan Whats App messengger, Selasa (24/03/20).

Fahrudin juga meminta para peserta didik atau pelajar agar membaca, mengamati, menyimak tentang berita dan perkembangan covid-19, serta memahami dan melaksanakan apa yang harus dilakukan oleh setiap siswa. 

"Selain itu, saya berpesan kepada semua siswa-siswi untuk mempelajari kembali materi yang sudah diajarkan oleh guru pada semester ini, kemudian membaca materi selanjutnya yang akan dijelaskan oleh guru ketika mereka masuk sekolah kembali nantinya," paesannya.

Masih kata Fahrudin, untuk Ujian Nasional (UN) dihapus, selanjutnya akan di bahas Rabu 25 Maret 2020 sesuai surat edaran Kemendikbud terkait penentuan untuk kelulusan siswa. (D2N)B