LSM PRL Desak Walikota Bandar Lampung Membonkar Gedung BGR Yang Belum Mempunyai IMB



LSM PRL Desak Walikota Bandar Lampung Membonkar Gedung BGR Yang Belum Mempunyai IMB

87 Online News
Senin, 30 Maret 2020

BANDAR LAMPUNG - Lembaga Sosial Masyarakat Pembinaan Rakyat Lampung (LSM PRL) mendesak Walikota Bandar Lampung, Herman HN melalui Dinas Perizinan Kota Bandar Lampung untuk membongkar Gudang PT Bhanda Graha Reksa ( BGR ) Persero cabang Lampung yang berada di jalan Sukarno Hatta Srensem yang sedang dibangun karna belum kantongi izin / IMB.

Hal itu disampaikan sekretaris LSM PRL  Sukardi SH di kantornya jln Dr Warsito no 23 Teluk Betung Bandar Lampung jum'at (27-03-2020 ) kepada beberapa awak media. Menurutnya LSM PRL merupakan salah satu LSM yang mendukung Program pemerintah pusat dan daerah dalam melakukan penegakan hukum.

"Jadi perlu kawan- kawan ketahui bahwa LSM PRL salah satu LSM yang berkomitmen mendukung program pemetintah pusat dan daerah dan akan mengawal produk hukum  pemerintah untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta mendorong tegaknya peraturan.  Oleh sebab hari ini, Jum'at 20-03-2020 kami akan menyurati  Walikota Bandar Lampung Herman HN untuk mendesak pemerintah kota membongkar bangunan Gudang BGR yang baru di bangun yang sampai dengan hari ini diduga tidak mengantongi izin," tutur Sukardi SH.

Sebelumnya, diberitakan BGR cabang Lampung di duga bangun gudang belum mengantongi izin.  Izin menggunakan bangunan atau IMB adalah perizinan yang diberikan oleh Kepala Daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi dan atau merawat bangunan sesuai persyaratan asministratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

"IMB adalah suatu produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga tercipta ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan,sekaligus kepastian hukum. Kewajiban seseorang atau badan yang akan mendirikan bangunan untuk memiliki izin mendirikan bangunan," ujarnya.

IMB akan melegalkan suatu bangunan yang direncanakan sesuai dengan tata ruang yang telah ditentukan. Selain itu adanya IMB menunjukkan bahwa rencana konstruksi bangunan tersebut juga dapat dipertanggung jawabkan dengan maksud untuk kepentingan bersama.

Menyikapi tanggapan dari Darmanto salah satu pejabat di Kantor BGR Lampung ketika dimintai keterangan oleh awak media, Sukardi SH yang juga berprofesi sebagai advokat di Lampung, menyesalkan pembangungan gudang BGR yang belum mengantongi izin tetapi pembangunan nya sudah mencapai 50 persen.

"Sesuai aturan semestinya sebelum pelaksanaan pembangunan semua persyaratan dan tahapan  yang harus dilakukan harus sudah selesai semua, termasuk IMB nya," jelas Sukardi SH. 

Terkait hal tersebut diatas beberapa media cetak dan online pada hari semin ( 23-03-2020) meminta tangapan dari pihak PT Bhanda Graha Reksa  ( BGR ) Persero/ Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) cabang Lampung terkait penambahan bangunan gudang yang diduga belum mengantongi izin IMB dari Dinas Perizinan Kota Bandar Lampung. 

Darmanto salah satu pejabat di Kantor BGR Lampung ketika dimintai keterangan pada hari itu mengakui benar bahwa bangunan gudang yang sedang dikerjakan belum mengantongi izin.

"Benar mas, bangunan gudang yang sedang dibangun belum ada izin, kita terima salah lah. Kita lagi lakukan proses pengurusan ijin nya," tukas Darmanto. (Red/RM)