Kurangi Penyebaran Corona, Pemkot Bogor Akan Lakukan Penyemprotan Di 40 Titik Wilayah



Kurangi Penyebaran Corona, Pemkot Bogor Akan Lakukan Penyemprotan Di 40 Titik Wilayah

87 Online News
Senin, 23 Maret 2020

Foto: Ilustrasi/Istimewa
KOTA BOGOR - Dalam upaya mengurangi penyebaran virus Corona(COVID-19), Pemerintah Kota Bogor Rencananya melakukan penyemprotan disinfektan di 40 titik wilayah Kota Bogor.

"Kalau hal-hal mengenai langkah penyemprotan disinfektan di Kota Bogor, kita sudah putuskan di lakukan di 40 titik," kata Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim, melalui video konferensi pers, Minggu (22/3/2020).

Ia menjelaskan, penyemprotan disinfektan akan dilakukan 2-3 hari mendatang. Selain penyemprotan, masih kata Dedie, warga Kota Bogor akan segera dilakukan rapid test secara massal.

"Tetapi hal ini (rapid test) belum bisa dilaksanakan karena masih tunggu jumlah alat yang di distribusikan dari BNPB. Jumlahnya sekitar 10 ribu alat, tapi dibagi ke seluruh wilayah di Jabar," ungkapnya.

Ia berharap, virus Corona tidak semakin menyebar. Dan sampai hari ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bogor ada 205. "Dari 205 orang ini, sebanyak 30 orang selesai diperiksa dan 175 sisanya, masih dalam pemeriksaan," paparnya.

Menurutnya jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Bogor ada 8 pasien. Dari jumlah ini, 1 orang telah sembuh dan 7 pasien lainnya masih menjalani perawatan.

"Terkonfirmasi positif COVID-19, jumlah 7 (orang). Rinciannya, meninggal dunia 1 oran, sedangkan dalam pengawasan sebanyak 6 pasien. Ini update sampai sore ini dan mudah-mudahan tidak bertambah," harapnya.

Seperti diketahui Pemerintah Kota Bogor masih menangani virus Corona (COVID-19). Selain Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, ada enam orang lainnya yang berstatus positif Corona.

"(Ada) 7 (positif Corona) berdasarkan data Minggu ini sampai pukul 14.00 WIB, dari tujuh orang yang positif Corona, ada satu pasien yang meninggal dunia," ," tukas Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno. (Red)