KPRI-1 Pertanyakan Tindak Lanjut Proses Hukum Polsek Puger Terkait Temuan Narkoba -->

Adsense




KPRI-1 Pertanyakan Tindak Lanjut Proses Hukum Polsek Puger Terkait Temuan Narkoba

87 Online News
Senin, 30 Maret 2020

Foto : Penyerahan Barang Bukti (Narkoba) Hasil Temuan KPRI-1 DPD Jember
JAKARTA - Ketua DPD Komunitas Pendukung RI 1 (KPRI-1) Jember mempertanyakan perkembangan proses hukum di Polsek Puger terkait barang bukti yang ditemukan secara tidak sengaja oleh ketua DPD KPRI-1 Jember bersama kopka TNI Usrie dari kesatuan BRIGIF 509 pada Selasa 03 maret 2020 lalu, sekitar pukul 13:16 WIB, dan langsung menyerahkan barang bukti obat obatan terlarang tersebut kepda pihak polsek Puger.

"Namun sampai saat ini bandar obat-obatan terlarang tersebut belum tertangkap dan masih berkeliaran di wilayah Jember," kata Ketua DPD KPRI-1 Jember, Asmoro Dewandaru kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Menurutnya, jika hal ini dibiarkan dan kurangnya keseriusan pihak kepolisian  Jember dalam menindak lanjuti kasus sperti ini maka di kwatirkan anak milenial selaku generasi bangsa kedepan akan hancur, dan program pemerintah salah satunya yaitu pemberantasan Narkoba di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Jember tidak bisa berjalan sesuai yang di inginkan oleh pemerintah.

"Komunitas Pendukung RI-1 yang memiliki badan hukum, merupakan mitra pemerintah TNI/POLRI yang ikut berperan aktif mendukung dan mengawal program pemerintah. Bahkan Komunitas Pendukung RI-1 merupakan "Mata dan Telinga Presiden", ungkap Asmoro.

Oleh karena itu, Ia meminta pihak kepolisian supaya lebih serius lagi untuk menangani dan berupaya menangkap bandarnya dan di proses sesuai hukum yang berlaku, serta memberikan perlindungan hukum bagi KPRI-1 Jember yang akhir-akhir ini salah satu pengurus KPRI-1 Kabupaten Jember yang sering mengalami teror dari orang yang tidak di kenal.

Senada dengan Asmoro, Ketua Umum KPRI-1 VETTY PRATIWI, SH bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat meminta dengan penuh hormat kepada pihak Kepolisian Pusat maupun Polres Jember khususnya Polsek Puger selaku Mitra KPRI- untuk mengusut tuntas kasus ini. (KPRI-1/Red)