Dirut RSUD Kota Bogor : Kami Butuh 200 Rapid Test Covid-19, Untuk Pejuang Kesehatan Garda Terdepan



Dirut RSUD Kota Bogor : Kami Butuh 200 Rapid Test Covid-19, Untuk Pejuang Kesehatan Garda Terdepan

87 Online News
Selasa, 24 Maret 2020

Foto: Dirut RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir/istimewa
KOTA BOGOR - Jiwa semangat dan rasa optimis terpancar dari para pejuang kesehatan di RSUD Kota Bogor, dengan tak kenal lelah dan penuh tanggungjawab bekerja semaksimal mungkin dalam mengatasi pasien pandemi corona (Covid-19).

"Kami haturkan terima kasih banyak kepada semua masyarakat yang telah turut membantu baik melalui sumbangan rapid test serta do'a dan supportnya bagi kami untuk selalu semangat dalam memerangi virus corona," ucap Dirut RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (24/3/2020).

Menurutnya, hal yang paling urgen sekarang ini adalah rasa kekhawatiran terhadap infeksi pada garda terdepan yang ada di RSUD, seperti petugas ruang isolasi, IGD dan triage.

"Karena keterbatasan SDM dalam penanganan pasien yang terdampak Covid-19, Kami sangat membutuhkan bantuan terkait Rapid Test Covid-19 untuk bisa membantu petugas kami sebagai garda terdepan, seperti untuk staff IGD, isolasi serta untuk perawat," ungkapnya.

Selain itu, Ilham mengatakan, sampai detik ini sangat membutuhkan informasi terkait tempat menjual rapid test untuk petugas. "Atau jika ada yang ingin membantu pengadaan rapid test, pihak RSUD Kota Bogor dengan senang hati akan menerimanya," imbuh Ilham.

 Ia menyampaikan, hari ini pukul 10.58 WIB, ada PDP meninggal di RSUD Kota Bogor akibat pandemi Corona (Covid-19) setelah rujukan RS BMC. 

Dirinya mengimbau untuk seluruh lapisan masyarakat, khususnya Kota Bogor, agar terus mematuhi apa yang di instruksikan oleh pemerintah dengan melawan Virus Corona yaitu dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Dengan menjaga kesehatan saja, itu sudah sudah sangat membantu kami," pungkas dr Ilham Chaidir. (D2N)