Dihajar Virus Corona, Yuno : Okupansi Hotel Di Kota Bogor Turun Drastis Dibawah 10 Persen



Dihajar Virus Corona, Yuno : Okupansi Hotel Di Kota Bogor Turun Drastis Dibawah 10 Persen

87 Online News
Minggu, 22 Maret 2020

KOTA BOGOR - Sangat buruk untuk okupansi hotel-hotel khususnya dikota Bogor sejak 7 hari terakhir panca virus corona, dihari Jum'at, Sabtu dan Minggu yang lalu saja okupansi hotel berada di 35% sd 40% sudah mulai drop.

Hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay kepada wartawan, Minggu (22/03/20).

"Bahkan, hari senin lalu semakin parah yaitu di angka 19% sd 20% rata rata untuk semua hotel yang ada di Kota Bogor, terlebih ketika Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan positif Covid-19 dan sejak Pemkot Bogor mengumumkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) okupansi semakin terpuruk dibawah 10%," tutur Yuno yang menjabat juga sebagai Ketua BPPD ini.

Menurutnya, inilah okupansi terburuk untuk hotel-hotel yang ada di Kota Bogor sejak 5 tahun terakhir, bahkan ini jauh lebih parah dari tahun 2015 ketika ada larangan rapat dan meeting instansi pemerintah di hotel.

"Untuk restoran memang tidak separah hotel, tapi penurunannya cukup tajam, karena memang masih terbantu dengan adanya proses bisnis delivery order dalam artian tidak adanya kunjungan makan di tempat," ungkapnya.

Proses seperti itu menurut Yuno, kemungkinan tidak bisa bertahan lama, tergantung dari penyebaran virus corona itu sendiri.

"Harapan saya, semoga ini cepat berakhir, pemerintah bisa melakukan tindakan yang tepat dan sigap. Masyarakat bisa mematuhi anjuran dan arahan dari pemerintah serta jangan berasumsi sendiri dan kita percayakan semuanya,dan yakin kita harus akhiri ini semuanya," pungkas Yuno.( D2N )