Kasus Hukum Novel, Proses Seadilnya Dan Jangan Tebang Pilih -->

Adsense




Kasus Hukum Novel, Proses Seadilnya Dan Jangan Tebang Pilih

87 Online News
Rabu, 05 Februari 2020

JAKARTA - Kasus Novel Baswedan yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI tidak boleh ditunda atau diabaikan. Hal itu dikemukakan A. Maulana, Koordinator Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa, di Depan Kantor Kejaksaan Agung Jalan Sultan Hasanuddin Dalam No.1 Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru,  Jakarta Selatan, Rabu ( 05/02/20). Ia minta Kejagung RI tuntaskan kasus Novel Baswedan, 

"Proses hukum harus tetap dijalankan dan diselesaikan seadil-adilnya," ujar Maulana kepada media dilokasi demo depan Kejagung.

Dia mengatakan, Indonesia adalah negara hukum, artinya semua orang memiliki hak yang sama di depan hukum (prinsip kesamaan dimata hukum). Dan proses hukum juga tidak boleh tebang pilih. Terkait itu, kata dia, Kejagung RI harus bisa memberikan kepastian hukum atas kasus lama Novel Baswedan terkait penembakan yang menewaskan pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu.

"​Keberlanjutan proses hukum tersebut sangat penting. Sebab, harus ada kepastian hukum dari setiap perkara hukum," ujarnya.

Untuk itu, kata dia lagi, harus berjalan dengan semestinya alias tidak dibungkus dengan dugaan permainan politik, maka barulah itu bisa disebut sebagai Hukum yang berkeadilan, jujur dan bermartabat.

​"Mengenai kasus tersebut, Kejaksaan Agung RI harus segera menyelesaikan proses hukum Novel Baswedan tersebut diatas untuk segera disidangkan dalam Pengadilan yang sesuai dengan mekanisme dan prinsip-prinsip Hukum. Kejagung jangan tebang pilih kasus yang sedang berjalan," katanya. ( D2N )