Budhy Setiawan: Perkokoh Pancasila untuk Milenial



Budhy Setiawan: Perkokoh Pancasila untuk Milenial

87 Online News
Sabtu, 08 Februari 2020

KOTA BOGOR - Generasi millenial, yakni  generasi yang lahir pada periode 1980-2000-an, dipandang memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari generasi sebelumnya. 

Karakter mereka, di antaranya adalah gampang bosan pada barang yang dibeli; tak dapat hidup tanpa gawai (_No Gadget No Life_); hobi melakukan pembayaran non-tunai; suka dengan yang serba cepat dan instan; kritis terhadap fenomena sosial; sediikit-dikit mengunggah; dan hobi berbagi. 

Berkenaan dengan Pancasila, 90 persen generasi milenial tidak setuju pada gagasan mengganti Pancasila dengan ideologi lain. Demikian simpulan survei Centre for Strategic and Indonesian Studies (CSIS) pada Agustus 2017. 

Sejalan dengan itu, simpulan survei _Tirto.id_ menggunakan penyedia jasa piranti lunak Jakpat pada Juli 2018, menemukan hampir seluruh generasi milenial (94 persen) tidak setuju dengan pendapat "Pancasila perlu diganti".

Simpulan lain survei _Tirto.id_ adalah 43,8 persen generasi milenial memandang Pancasila sebagai "dasar hidup dan pedoman utama", sementara 41 persen lainnya berpendapat bahwa "Pancasila dan agama sejajar dan sejalan." Tetapi hanya 33 % yang mampu menyebutkan teks & lambang Pancasila dengan benar. 

"Maka kita perlu menyusun strategi sosialisasi dan kegiatan yang tepat, agar dapat memperkokoh pemahaman Pancasila kepada generasi milenial," kata anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Budhy Setiawan dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan di Rumah Aspirasi Budhy Setiawan Jalan Raya Paledang, Bogor, Sabtu (08/02/20). 

Di hadapan 150 orang peserta sosialisasi, Ketua DPP Golkar ini juga mengajak segenap hadirin untuk terus memperkokoh ideologi Pancasila pada semua kelompok masyarakat, terutama generasi milenial. "Salah satu tonggak keberhasilan bangsa di masa depan adalah tersedianya kaum milenial yang teguh memegang empat pilar kebangsaan kita," tegas wakil rakyat dari daerah pemilihan Cianjur dan Bogor ini.( D2N )