Aliran Sering Mati, Warga Ciheuleut Keluhkan Pasokan Air PDAM Kota Bogor -->

Adsense




Aliran Sering Mati, Warga Ciheuleut Keluhkan Pasokan Air PDAM Kota Bogor

87 Online News
Kamis, 06 Februari 2020

KOTA BOGOR - Ratusan warga Ciheuleut RT 01/09 Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor mengeluhkan pelayanan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Pasalnya, sudah 2 bulan ini aliran air ke kerumah warga sering padam.

"Kepada pihak PDAM Kota Bogo, tolong perhatikan keluhan kami warga RT01/09 Ciheuleut, Baranangsiang, Bogor timur merasa dirugikan karena air PDAM sudah 2 bulan ini setiap jam 17 sampai 21 dan jam 05 sampai jam 09:00 mati total," ungkap Ketua RW 09, Ujang Durahman, kepada wartawan Kamis (06/01/2020).

Ia mengatakan, ada masukan dan dugaan bahwa penyebab gangguan tersebut dikarenakan ukuran pipa di jalur utama lebih kecil dan disambungkan ke jaringan baru yang pipanya lebih besar. "Sedangkan posisi jaringan baru di RT 05 kan posisinya lebih rendah, otomatis logikanya air dijaringan lama tidak kebagian," ujarnya.

Senada diangkapkan Ujang Durahman, Edi selaku Ketua RT 01 juga meminta pertanggungjawaban dan penjelasan dari pihak PDAM Tirta Pakuan atas gangguan yang dialami oleh warganya.

"Kami minta pertanggung jawaban, kami sebagai ketua Rt01/09 harus menjelas kan apa karna tidak ada pemberitahuan," ungkap Edi menyampaikan keluhan warganya.

Menurutnya, saat ini baru 38 pelanggan dari ratusan warganya yang mengeluhkan permasalahan tersebut. "Ini baru beberapa warga yang lapor kepada kami, laporan ini akan kami tembuskan lagi kepada pihak yang PDAM Kota Bogor," imbuhnya.

Saat di konfirmasi melalui WhatsApp messengger, Asisten Manager Humas PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, R. Poppy Rustanti mengatakan belum diketahui penyebabnya, namun petugas pengaliran dan kebocoran sedang melakukan pengecekan di wilayah tersebut. 

Menurutnya, ada indikasi kebocoran atau dapat juga karena adanya udara yang terjebak dalam pipa yang akhirnya menghambat air mengalir ke pelanggan.

"Untuk itulah dilakukan pengecekan lebih dahulu untuk memastikan apa penyebab dari masalah tersebut, kami terus berupaya agar pengaliran air ke pelanggan dapat normal kembali. Mohon doa dan supportnya semoga petugas kami dapat segera menemukan penyebab permasalahan ini," tukasnya. (IB)