H. Ma'mur : Dinas Damkar Kabupaten Bogor Tak Hanya Tangani Kebakaran Dan OTT -->

Adsense




H. Ma'mur : Dinas Damkar Kabupaten Bogor Tak Hanya Tangani Kebakaran Dan OTT

87 Online News
Kamis, 09 Januari 2020


KAB.BOGOR - Paska bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor menempatkan armada beserta personilnya di titik - titik lokasi bencana alam, diantaranya di Kecamatan Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Gunung Putri.

"Tugas kami tentunya bukan hanya memadamkan api saja, sesuai dengan Panca Darma dan atas dasar kemanusiaan serta arahan dari pimpinan (Bupati Bogor Ade Yasin, red) untuk membantu masyarakat dalam hal ini membersihkan lumpur di rumah-rumah warga, jalan maupun tempat ibadah," tutur Kepala dinas Damkar Kabupaten Bogor, Drs. H Ma'mur kepada wartawan saat ditemui di Kantornya, Kamis (9/1/2020).


Menurutnya, semenjak bencana banjir bandang, warga tidak hanya direpotkan oleh lumpur tetapi juga diresahkan adanya hewan buas yang masuk ke pemukiman seperti ular sanca dan biawak.

"Tugas pokok memang membersihkan lumpur, tetapi di lapangan petugas juga menangkap ular sanca, ular cobra dan biawak yang hanyut ke wilayah pemukiman hingga OTT (Operasi Tangkap Tawon)," ungkapnya.


Ia mengatakan, hingga saat ini sejumlah petugas Damkar masih melakukan pembersihan di Perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan ini pihaknya menurunkan mobil damkar dengan jumlah personil 1 regu secara bergantian.

"Sampai sekarang, petugas masih di lapangan mengerjakan penyemprotan tanah dan lumpur sampai 4 hari berturut turut. Kendati demikian, saya juga selalu mengingatkan kepada petugas di lapangan supaya jangan lupa beristirahat," ujarnya.


Selain di Nusa Indah, lanjutnya, sejak terjadi bencana diwilayah Barat, salah satunya di Sukajaya, selain mengirimkan personil untuk menyemprot tanah lumpur di jalan raya, pihaknya juga memberikan bantuan kepada korban banjir berupa genset, pertalit dan obat-obatan.

Ia menambahkan, dari 196 petugas Damkar yang ada, pihaknya masih kekurangan personil untuk di sebar ke beberapa wilayah, khususnya ke lokasi bencana saat ini dan yang menangani hal lain disaat yang bersamaan seperti permintaan warga baik dari pemadam kebakaran maupun dari rescue.

"Karena musibah kebakaran tidak mengenal musim panas dan musim hujan. Untuk semua petugas damkar saat ini, jumlahnya 196 personil ditambah hasil rekrut baru sekitar 80 personil yang ditugaskan di Sektor Parung Panjang dan PT. Arga, Citeureup," pungkasnya. (IB)