BUMDes Berkah Bersama, Bebaskan Masyarakat dari Rentenir dan Bank Emok -->

Adsense




BUMDes Berkah Bersama, Bebaskan Masyarakat dari Rentenir dan Bank Emok

87 Online News
Minggu, 12 Januari 2020

KAB.BOGOR - Guna mengatasi permasalahan dimasyarakat dalam hal finansial, Kepala Desa Kalongliud Kecamatan Nanggung, Jani Nurjaman mengusulkan unit simpan pinjam untuk masyarakat yang di kelola oleh bandan usaha milik desa (BUMDes) Berkah Bersama.

Jani menjelaskan, dirinya sempat ragu dengan simpan pinjam tersebut. "Namun Alhamdulilah antusias masyarakat lebih respon dengan program itu," kata Jani Nurjaman kepada wartawan di kediamannya. Minggu, (11/1/20).

Ia beralasan, usulan tersebut karena melihat permasalahan di masyarakat. "Masalahnya banyak masyarakat disini menggantungkan kepada Bank keliling dan rentenir," imbuhnya.

Dari permasalah itu, dirinya mensosialisasikan kepada masyarakat bersama RT dan RW agar tidak lagi menerima pinjaman baik itu dari Bank keliling atau rentenir dan menyarankan untuk meminjam ke BUMDes.

"Akhirnya sekarang masyarakat beralih meminjam di BUMDes, tapi khusus masyarakat yang membuka usaha dan memiliki usaha. Usaha itu kita giring sebagai mitra BUMDES," ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, melaui program Dana Desa (DD), pihaknya bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor untuk memberikan pelatihan tataboga bagi Ibu-ibu yang senang dengan usaha rumahan.

"Kita berikan pelatihan, kemudian hasilnya kita kemas dan pasarkan melaui Bumdes, ada yang di titipkan melaui outlet Antam dan ada juga yang dijual secara langsung," tuturnya.

Selain simpan pinjam, BUMDes juga beroperasi di bidang jasa. Salah satunya, bekerjasama dengan Bank dan PLN. "Untuk bidang jasa kita menerima angsuran kerdit kendaraan dan pembayaran rekening listrik," imbuhnya.

Jani menambahkan, BUMDes yang sudah berjalan selama dua tahun itu, di kelola oleh tangan-tangan profesional, orang-orang lulusan dari ekonomi syariah.

"Hasil dari usaha tersebut, dibagi beberapa pos diantaranya, pengunaan desa, dana tambahan modal BUMDes, operasional dan honor pengurus serta dana sosial," pungkasnya. (GN)