Dedie A Rachim Berpesan Kembalikan Fungsi Sungai Sebagai Sumber Kehidupan



Dedie A Rachim Berpesan Kembalikan Fungsi Sungai Sebagai Sumber Kehidupan

87 Online News
Sabtu, 14 Desember 2019

KOTA BOGOR - Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim berpesan kepada seluruh masyarakat, khusunya warga Kota Bogor untuk bersama-sama mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan.

Hal itu disampaikan Dedie usai mengikuti kegiatan bebersih sungai cisadane yang dilaksanakan oleh Mahasiswa dan Mahasiswi Kampus Akademi Kimia Analis (AKA) dalam rangka Green Festival AKA Bogor 2019, Sabtu (14/12/19).

"Apresiasi yang sangat tinggi untuk seluruh Mahasiswa dan mahasiswi kampus Akademi Kimia Analis (AKA), ini merupakan suatu kegiatan yang nanti bisa menjadi tolak ukur bagi masyarakat tentang kesadaran akan pentingnya sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut  merupakan salah satu cara untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya sungai sebagai sumber air yang baku. "Saya lihat tadi berpuluh-puluh titik sampah yang masih ada di sekitaran bantaran kali," imbuhnya.

Selain wakil Walikota Bogor, turut serta dalam kegiatan tersebut diantaranya jajaran Muspida Kota Bogor, Muspika Kecamatan Bogor Selatan serta anggota BPBD dan Tagana yang mengawali menyisir Sungai Cisadane dengan menggunakan perahu karet mulai dari bantaran sungai cisadane di kawasan Lolongok sampai bendungan Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

Dedie mengatakan, sekitar 70 sampai dengan 80 persen, PDAM Kota Bogor memanfaatkan sungai ini sebagai air baku PAM, sehingga bukan saja upaya parsial yang harus dilakukan, tetapi memang harus ada gerakan besar untuk mengembalikan fungsinya sebagai  sumber kehidupan nyata.

"Selain mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan yang baku, dengan membersihkan spot-spot diarea bantaran sungai yang dibantu teman-teman dari pihak lainnya, saya berharap kepada Politeknik AKA Bogor untuk melakukan soialisasi lebih masif dan konstruktif khususnya kesadaran masyarakat," paparnya.

Dedie menyebutkan, dalam hal ini masyarakat adalah kontributor utama dan terbesar untuk sampah yang masuk ke dalam sungai Cisadane, karena kalau untuk industri tidak terlihat banyak.

"Masyarakat sangat berperan sebagai kontributor sampah, utama yang masuk ke sungai ini, dan saya harap dengan pergerakan ini akan semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya air bagi sumber kehidupan," ujar Dedie.

Dengan dibantu berbagai instansi mulai dari BPBD, Tagana, TNI, Basarnas, PMI, Resque, Polmas, FKPPI Kota Bogor, serta ratusan relawan menyisir bantaran kali Cisadane dari sampah-sampah yang didominasi sampah rumah tangga.(D2N)