Buka Workshop Anti Radikalisme, Wakil Gubernur Menekankan Pentingnya 4 Pilar



Buka Workshop Anti Radikalisme, Wakil Gubernur Menekankan Pentingnya 4 Pilar

87 Online News
Kamis, 12 Desember 2019

KOTA BOGOR - Kepala Sekolah dan Guru Agama agar memantau setiap kegiatan seperti, esktra kurikuler, keagamaan dan lainnya yang dilaksanakan oleh siswa-siswi di sekolah. Jangan dibiarkan begitu saja harus tetap dalam pemantauan dan pengawasan pihak sekolah.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri dan membuka Workshop Anti Radikalisme bagi Kepala sekolah, Guru Agama dan Siswa-siswi sekolah Juara Lahir Bathin SMA/SMK Kota Bogor dan Depok, di Gor Bulutangkis SMAN 7 Jalan Palupuh Bantarjati No 7 Kelurahan Tegal Gundil Kecamatan Bogor Utara, Kamis (12/12/19).

"Ketika para siswa dan siswi melakukan kegiatan yang awalnya ekstrakurikuler ataupun kegiatan keagamaan, karena tidak adanya pengawasan dari pihak sekolah akibatnya sangat rentan. Khawatir disalah gunakan dengan hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

Ia mengajak untuk membuat suatu gerakan yaitu menjaga 4 Pilar Negara antara lain Pancasila sebagai dasar Negara, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. 

"Ini semuanya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat termasuk para guru," tegas Kang Uu, sapaan Akrabnya.

Disamping itu, Kang Uu mengingatkan kepada semua siswa-siswi untuk tidak bergabung kedalam kelompok yang melakukan kegiatan yang cenderung membenci pemerintah, membenci kelompok lain dan kegiatan yang isinya membenci agama lain.

"Ingat, Indonesia dan Pancasila lahir atas dasar kesepakatan bukan atas dasar satu agama, kelompok, ormas atau golongan tertentu. Lahirnya Pancasila sebagai dasar yang dirumuskan bersama-sama, baik oleh Ummat Islam maupun Non muslim," jelasnya.

Kang Uu juga berpesan, jangan pernah ada yang berani mengganggu apalagi mempermasalahkan 4 Pilar. Termasuk Dasar Negara, tetapi alangkah baiknya bersama-sama memikirkan bagaimana negara tercinta Indonesia ini bisa maju, hebat dalam Kesehatannya, termasuk juga masyarakat Jawa Barat semakin maju dalam perekonomiannya.

"Saya berharap kepada para guru untuk selalu memberikan pengetahuan dan pengertian kepada anak-anak didiknya, untuk selalu menanamkan jiwa nasionalisme, jiwa kebangsaan dan jiwa patriotisme," pungkasnya.( D2N )