Pemerintah Desa Cisarua Menggelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas KPM



Pemerintah Desa Cisarua Menggelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas KPM

87 Online News
Jumat, 29 November 2019

Sukabumi - Pemerintah Desa Cisarua Kecamatan Nagrak,  Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas  Kader Pembangunan Manusia (KPM) tahun 2019 dengan Tema "Menuju Generasi Indonesia Sehat Dan Cerdas" bertempat di aula Desa Cisarua, Kamis 28/11/2019.

Peningkatan Kader Pembangunan Manusia dibuka secara resmi oleh Camat Nagrak Kurnia Lismana AP  yang diwakili kasi Pemberdayaan Masyarakat Leni S. SE, MM. 

Hadir sebagai narasumber Ayi Supardi SIP Kasi Sapras dari Dinas  Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi. Kepala UPTD Puskesmas Nagrak Yuyun Wahyuni Amd, Skm.

Leni.S Dalam sambutannya menyampaikan,"setiap desa wajib membentuk Kader Pembangunan Manusia (KPM)." KPM adalah kader masyarakat terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk berperan dalam pembangunan manusia di Desa, terutama monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting. 

Selain itu, KPM dibentuk dengan tujuan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM di Desa, meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang masalah stunting, mempromosikan pengukuran tingga badan balita sebagai deteksi dini stunting. Meningkatkan konvergensi dan koordinasi dalam penanganan stunting dan meningkatkan alokasi APBdes untuk kegiatan terkait gizi dan tumbung kembang anak terindikasi stunting,"paparnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, sedangkan tugas KPM sendiri adalah sebagai fasilitasi pemetaan sosial kesehatan gizi ibu hamil, menyusui dana anak usia 0-23 bulan, fasilitasi penyusunan kegiatan penanganan stunting dalam RKP dan APBdes, pengukuran panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi dini stunting dan memastikan ibu hamil, menyusui dan anak usia 0-23 bulan mendapatkan 5 paket pelayanan utama penanganan stunting. 

Sementara itu, Ayi Supardi mengatakan," kegiatan peningkatan kapasitas Kader Kembangunan Manusia bertujuan meningkatkan kualitas SDM kader desa sekaligus meningkatkan kepedulian serta pemahaman masyarakat dan  Pemerintah Desa dalam penanganan dan pencegahan stunting di tingkat desa. 

Selanjutnya, Meningkatkan konvergensi dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan stunting serta meningkatkan alokasi APBdesa kegiatan terkait gizi dan penangan stunting,"tuturnya. 

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Nagrak Yuyun Wahyuni menjelaskan," di Desa Cisarua ada sekitar 8 anak penderita stunting 2 diantaranya mengalami gizi buruk dan 49 anak lainnya terindikasi stunting. Dan desa Cisarua menjadi nomor 2 terbanyak penderita stunting diwilayah Kecamatan Nagrak,"ungkapnya. ( DR)