Disperdagin Kabupaten Bogor Laksanakan Kegiatan Pembinaan Manajemen Sarana Perdagangan

Disperdagin Kabupaten Bogor Laksanakan Kegiatan Pembinaan Manajemen Sarana Perdagangan

87 Online News
Selasa, 03 September 2019

KAB.BOGOR - Pembangunan suatu daerah hakekatnya bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam keasaadn terus meningkat. Oleh karena itu, target utama yang menjadi landasan munculnya program-program di daerah adalah peningkatan pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran dan peningkatan infrastruktur yang baik.

Untuk itu, salah satu bentuk pengelolaan pemerintah di daerah adalah pembinaan, pengaturan pengelolaan di berbagai sektor, baik primer maupun skunder dengan berpedoman pada peraturan daerah (Perda) yang mengatur mengenai keberadaan usaha perdagangan yaitu Perda Nomor 11 tahun 2012, oleh karena itu pembinaan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan khususnya dibidang bina usaha dan sarana perdagangan secara rutin. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) Kabupaten Bogor, Dr. Nuradi, SH., MM., M.Hum dalam sambutan saat membuka kegiatan Pembinaan Manajemen Sarana Perdagangan Bagi Pelaku Usaha DI Bidang Perdagangan yang diikuti para pelakunusaha diseluruh kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman, beberapa waktu lalu.


Menurutnya, sebagian besar usaha perdagangan dilakukan dalam sebuah pasar yang mempertemukan antara pedagang dan pembeli atau konsumen. Dengan adanya pasar, kebutuhan masyarakat terhadap barang yang dibutuhkan akan terpenuhi yang kemudian pada gilirannya nanti diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat itu sendiri.

"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong munculnya pasar pasar baru dan merevitalisasi pasar pasar yang ada dengan tujuan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bogor. Namun disisi lain sebagai dampak dari perkembangan sosial ekonomi masyarakat, bermunculan pasar modern baik yang berskala mini market atau toko medern maupun supermarket atau hypermarket," ungkap Nuradi.


Dikatakannya, perkembangan dunia usaha termasuk usaha perdagangan berskala kecil yang berupa toko atau warung maupun usaha dagang yang berskala besar, semisal pusat perbelanjaan menunjukan perkembangan yang sangat pesat. Dinamika usaha perdagangan sudah banyak mengalami perubahan dan kemajuan, diantaranya sumber barang dagangan, pengelolaan atau penataan barang, sistem kerjasama dengan penyuplai maupun dalam aspek pembayaran. Kondisi ini tentunya harus diatur dan dilakukan pembinaan guna tidak mematikan salah satu usaha yang ada di masyarakat.

"Sumber barang dagangan dan pengelolaan atau penataan barang merupakan aspek yang sangat penting dalam proses peningkatan pendapatan satu usaha. Sumber Barang dagangan yang harus menitikberatkan pada produksi dalam negeri yang mempu bersaing dengan produk luar negeri, sehingga peningkatan ekonomi berbasis penggunaan produk dalam negeri bisa tercapai. selain itu juga pengelilaan atau penataan barang sangat berpengaruh kepada keberlangsungan pelaku usaha dalam menambah income," papar Nuradi.


Dengan diadakannya kegiatan pembinaan manajemen sarana perdagangan ini, masih kata Nuradi, setidaknya pelaku usaha khususnya UKM dibidang perdagangan mampu bersaing dengan toko modern yang ada, "Sehingga dapat bersinergi satu sama lain dan mampu meningkatkan penggunaan produk dalam negeri yang telah dilakukan oleh IKM kita," imbuhnya.

Ia mengajak kepada seluruh pelaku usaha, kususnya di kabupaten Bogor, untuk bersama sama bahu membahu membulatkan tekad dalam rangka mengembangkan usaha melalui pembinaan yang sangat dibutuhkan oleh UKM, Toko Sembako, Toko Kelontong, Warung, Gerai IKM bahkan IKM nya sendiri. "Megingat masih banyak kendala dalam pengembangannya seperti masalah standar kompetensi, penataan sarana dan prasarana, dagang, managemen toko, infrastruktur dan aspek teknis lainnya yang sangat membutuhkan pembinaan, bimbingan dan fasilitas baik dari pemerintah maupun dari kita semua yang peduli akan pengembangan usaha kecil dan menengah. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para narasumber dan peserta kegiatan pembinaan dari kecamatan se- Kabupaten Bogor, serta panitia dalam hal ini Seksi Bina Usaha dan sarana Perdagangan yang menyelenggarakan kegiatan pembinaan ini sesuai dengan tugas pokoknya serta sesuai dengan Visi Misi Kabupaten Bogor dalam rangka meningkatkan daya saing perekonomian daerah," pungkas Kadisperdagin, Kabupaten Bogor, Dr. Nuradi, SH., MM. (Red)

Sumber : Disperdagin Kabupaten Bogor