Dinilai Tidak Sesuai, Dana Bantuan RTLH Di Desa Ciadeg Dikeluhkan Penerima Manfaat

Dinilai Tidak Sesuai, Dana Bantuan RTLH Di Desa Ciadeg Dikeluhkan Penerima Manfaat

87 Online News
Sabtu, 10 Agustus 2019

KAB.BOGOR - Sejumlah warga penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor mengeluhkan besaran nilai bantuan yang diterima.

Pasalnya, dana bantuan RTLH sebesar Rp10 juta yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Bogor, itu dinilai tidak sesuai setelah dipotong pajak 11,5 persen.

Seperti yang dikeluhkan Winarsih, salah satu dari 12 penerima manfaat diwilayah RT 03 RW 10. Ia mengaku, dari nilai yang sudah ditentukan tersebut pihaknya hanya menerima bahan material yang ditulis diatas bon kosong, dan perkirakan sekitar Rp 4.000.000 (empat juta) rupiah dengan biaya tukang Rp 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu) rupiah.

"Bahan material kalau ditotal harganya sekitar Rp 3,5 atau Rp 4 jutaan, ditambah uang cash sebesar Rp 1,5 juta untuk biaya tukang. Hanya itu yang saya terima," ungkap Winarsih, kepada Wartawan.

Ia menuturkan, akibat hal tersebut hingga 3 pekan ini pekerjaan renovasi tempat tinggalnya masih terbengkalai dan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yaitu selama 10 hari pengerjaan karena adanya kekurangan bahan bangunan.
"Sehingga perbaikan rumah saya ditunda, karena bahan material habis tidak ada lagi. Seandainya desa Ciadeg jujur dan amanah, hak saya kan dari pemerintah 10 juta, tinggal dikurangi dengan yang sudah di kirm (bahan material) yang nilai harganya berkisar 3,5 - 4 juta. Anggaplah dihitung besarnya Rp 5 juta, berarti masih ada sisa.
Kan saya bisa belanjakan bahan material untuk menutupi embangun rumah yang masih bolong-bolong," tuturnya dengan nada kesal.

Oleh karena itu, masyarakat penerima manfaat meminta kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut agar program pemerintah berjalan sesuai dengan aturan.

"Kami berharap kepada pihak terkait, baik inspektorat, kejaksaan, maupun kepolisian, untuk turun menyikapi permasalahan RTLH yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa, agar semua program pemerintah berjalan sesuai aturan," harapnya.

Saat di konfirmasi, Juma Wiyatmaja selaku Pjs Kepala desa Ciadeg mengatakan, dirinya belum melakukan pengecekan ke lapangan. Juma juga mengaku bahwa bon matrial kosong itu di karenakan untuk membuat laporan pertanggung jawaban.

"Kalau kenyataan di lapangan didapatkan masyarakat penerima RTLH material masih kurang, maka masyarakat penerima RTLH dapat meminta sesuai dengan sisa anggaran yang ada. Dan kalau sudah selesai bisa mengambil uang kekurangan berdasarkan ketentuan anggaran yang tersedia," tukasnya. (BD)