Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Tanam Perdana Budidaya Ketahanan Pangan Di Wilayah Kodim 0608/CJR

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Tanam Perdana Budidaya Ketahanan Pangan Di Wilayah Kodim 0608/CJR

87 Online News
Rabu, 17 Juli 2019

CIANJUR - Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.Si mendampingi Waaster TNI Brigjend TNI (Mar) Purnomo, melaksanakan tanam perdana di Kebun percontohan Kodim 0608/Cianjur. Bertempat di Kampung Benying, Desa Pakuon Kecamatan Sukaresmi Cianjur, Rabu (17/7/19).

Dalam sambutannya Aster Panglima TNI yang di bacakan oleh Waaster Panglima TNI menyampaikan, kegiatan tanam perdana kebun percontohan kodim 0608/Cianjur yang dilaksanakan saat ini adalah salah satu program Ster TNI yang bertujuan untuk membantu pemerintah guna meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat khususnya masyarakat Kabuapaten Cianjur.

"Kedaulatan pangan akan mempengaruhi kemandirian suatu bangsa khususnya dalam bidang ekonomi. Untuk Indonesia sendiri, sesuai dengan visi dan misi pemerintah yaitu terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong, termasuk mandiri dalam bidang pangan kiranya dapat dimaknai sebagai sebuah 4 cita-cita luhur sekaligus tantangan untuk dapat kita wujudkan," paparnya.

Selain itu, masih kata Waaster Panglima TNI, Kedaulatan pangan adalah merupakan salah satu faktor penentu di sektor ekonomi, dan ekonomi itu sendiri adalah merupakan salah satu bagian penting dalam pertahanan suatu negara. Kegiatan ini pada intinya bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat melalui pengembangan perkebunan, meningkatkan daya saing melalui peningkatan produktivitas dan pengembangan industri hilir berbasis perkebunan. 


"Untuk meningkatkan penguasaan ekonomi nasional dengan mengikut sertakan masyarakat dan pengusaha lokal serta mendukung pengembangan wilayah dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan," jelasnya.


Waaster Panglima TNI berharap, kegiatan ini dapat menjadi salah satu simbol atau pertanda bagi kemajuan pembangunan di bidang perkebunan, yang bisa membawa berkah dan harapan baru untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Program yang diinisiasi oleh kodim 0608/Cianjur ini juga diharapkan bisa menginspirasi masyarakat sekitar dalam meningkatkan hasil produksi pertanian guna mewujudkan perekonomian masyarakat yang mandiri," imbuhnya.

Hal senada disampaikan oleh Danrem 061/Sk dalam sambutannya, bahwa peningkatan produktifitas pertanian terutama komoditas pangan merupakan strategi penting bagi Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan perubahan paradigma kebijakan Pembangunan Nasional dibidang pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan budidaya Ketahanan Pangan Nasional.

"Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat. Berbagai upaya telah diprogramkan dan dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta berbagai pihak dari Kelompok Pertanian, namun akibat dampak perubahan iklim atau pemanasan global yang berkepanjangan, keterbatasan lahan pertanian yang semakin sempit disertai dengan bencana alam menyebabkan terganggunya produktifitas pangan Nasional," ungkapnya.

Melalui kesempatan ini, Danrem juga mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh Kelompok Tani yang telah membantu dan bekerjasama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Hadir pada acara tersebut Waaster TNI Brigjend TNI(Mar) Purnomo, Paban III Ster TNI Kol. Arm. Daeng Harfudin, Danrem 061/SK Kol.Inf. Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.Si, PLT Bupati Cianjur diwakili Sekda Bpk. Aban Soebandi.SH.MM, Kadistan Prov. Jabar  diwakili Kabid Produksi Tanaman Holtikultura Bpk. U. Supriatna Hasan, Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani. S.E., Kapolres Cianjur AKBP Soliyah S.I.K, Kasiter Korem 061/SK Letkol Arm Asep Muspida, Pabandya Wanwil Dam III/SLW Letkol Inf Entet, Kasi Intel Rem 061/SK Letkol Arm Sabawa, Unsur Muspika Kec. Pacet, Toga, Tomas, Toda Setempat serta Para kelompok Tani. (D2N)


Sumber : Rilis Penrem 061/SK