Penyertaan Modal Bumdes, Sarana Dan Prasarana Posyandu Jadi Prioritas Realisasi DD Desa Waringin Jaya



Penyertaan Modal Bumdes, Sarana Dan Prasarana Posyandu Jadi Prioritas Realisasi DD Desa Waringin Jaya

87 Online News
Rabu, 17 Juli 2019

Foto : Warung Bumdes Kuntum Mekar
KAB.BOGOR - Berdasarkan Permendesa Nomor 19 Tahun 2017 tentang prioritas penggunaan dana desa, salah satu program kegiatan yang bisa dilakukan desa dengan dana desa diantaranya mendukung dari sisi permodalan pada pengelolaan usaha ekonomi yang produktif.

Sesuai Permendesa tersebut, Pemerintah desa (Pemdes) Waringin Jaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memprioritaskan dana desa (DD) termin pertama tahun 2019 untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kuntum Mekar, salah satunya dibidang penyewaan alat-alat pesta.

"Selain untuk penyertaan modal BUMDes senilai Rp. 100 juta, dana desa termin pertama dengan total Rp 192.191.241 kita anggarkan juga untuk penambahan alat kesehatan (Alkes) serta sarana dan prasarana Posyandu, seperti alat tensi, timbangan digital, meja, lemari dan bangku dengan total anggaran Rp80.775.000," papar Sekretaris desa (Sekdes) Waringin Jaya, Rusdi mewakili Kepala Desa Waringin Jaya, Rohmat, SE kepada wartawan, Selasa (16/7/19).

Disamping itu, masih kata Rusdi, guna terlaksananya peningkatan gizi balita dan ibu hamil, Pemdes Waringin Jaya juga mengalokasikan dana desa senilai Rp11.416.241 melalui Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk 14 Posyandu.
Lanjut Rusdi menuturkan, dana desa tahun anggaran 2019 Pemerintah desa waringin jaya menerima pagu anggaran sebesar Rp960.956.205 yang dibagi menjadi 3 (tiga) tahap. "Untuk DD tahap kedua rencananya akan dialokasikan untuk pembangunan inftastuktur diantaranya, betonisasi jalan diwilayah RW 01 dengan volume 400 x 1,2 x 0,10 serta betonisasi jalan desa di RW 07 dengan volume220 x 3,6 x 0,10 dan jaling di RW 03 sepanjan 400 x 1,2 x 0,10 juga rehab Posyandu diwilayah RW 11," turur Rusdi.

Rusdi menambahkan, untuk meningkatkan kenyamanan dalam pelayanan keoada masyarakat, terkait dana bantuan dari Provinsi tahun 2019 ini rencananya akan digunakan untuk penambahan ruangan kantor desa. (IB/GN).