Social Share

Breaking News

Manfaatkan Momen HUT Ke 17 YDAI Bersama Risma Menggelar Puncak Acara Program Pahala Mengalir

KOTA BOGOR - Di ulang tahunnya yang ke 17, Yayasan Difable Action (YDAI) nersama Remaja Islam Masjid Cut Meutia (Risma) menggelar puncak acara "Program Pahala Mengalir", dengan membagikan secara simbolis dari 1000 alat bantu bagi para penyandang difable. Bertempatdi Kuntum Farm Field, Jalan raya Tajur Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (13/07/19). 

Meskipun batal dihadiri Wakil Walikota Bogor dan Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, acara yang di hadiri ratusan orang tua penyandang difable dan puluhan muda mudi anggota Risma serta para tamu undangan itu tetap berjalan lancar.

Pada kesempatan itu, Teguh Prasetiyanto selaku Ketua Yayasan Diffable Action Indonesia menuturkan, kegiatan ini merupakan wisata edukasi bagi para difable sekaligus puncak dari rangkaian kegiatan sebelumnya yang dimulai dari akhir bulan Juni dengan berbagai kegiatan termasuk salah satunya pemeriksaan mata.

"Puncak kegiatan hari ini adalah penyerahan alat bantu secara simbolis berbagai macam alat bantu seperti Brace Punggung, AFO, Cafo, Collar, Insole, serta Prothesa kaki kepada 20 orang penerima," paparnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan secara proforsional sesuai prioritas penggunanya dengan mayoritas penggunanya adalah alat bantu mata (kacamata) untuk sekitar 60 orang. 

"Karena dari budget harganya lebih murah, tidak seperti alat bantu yang lainnya dengan kisaran harga cukup mahal," ungkap Teguh.

Disamping itu, masih kata Teguh, acara ini juga bertepatan dengan ulah tahun Difable Action yang ke 17, dengan melibatkan peserta dari Jabodetabek, Cianjur, Sukabumi hingga Lampung.

Ia berharap, dari Risma juga ada program berkelanjutan yang berkaitan dengan pemberdayaan dari Difablenya itu sendiri dengan bantuan alat bantu bagi para penyandang Difabelitas. "Mungkin kedepannya saya mengharapkan bisa survive dengan UMKM dan kegiatan produksinya," tambah teguh.

Sementara itu, Ketua Risma, Fahmi Dirgantara Ishadi turut mengapresiasi kegiatan sosial ini. Menurutnya, kegitan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi para penyandang Diffabelitas yang sudah di agendakan sesuai kegiatan RJF 2019 (Ramadhan Jazz Festival) yang dilaksanakan setiap tahun.

"Kegiatan sosial ini sudah kita agendakan setiap tahunnya dengan program yang berbeda, seperti tahun 2017 kita bekerja sama dengan 1000 guru didaerah kuningan, dan di tahun 2018 kita juga bekerjasama dengan Yayasan Kangker Indonesia," ungkapnya.

Fahmi menambahkan, kerjasama dengan pihak Yayasan Diffable Action Indonesia ini merupakan yang pertama kalinya dengan membantu 1000 alat bantu bagi para penyandang diffabelitas dengan pendanaan murni dari penjualan tiket RJF 2019 (Ramadhan Jazz Festival) dan dibantu dari Kitabisa.com.(D2N)

Tidak ada komentar