Social Share

Breaking News

Doelsamson Tantang Kejari Kabupaten Bogor Usut Tuntas Pengadaan Proyek Tangki Septik Milyaran Rupiah

KAB.BOGOR - Ketua umum Benteng Padjajaran Doelsamson Sambernyawa SH. MH mendesak Kejaksanan Kabupaten Bogor untuk mengusut tuntas Proyek pengadaan tangki septik tahun 2017.

"Usut tuntas Proyek pengadaan tangki septik tahun 2017 dengan total anggaran Rp. 21.072.733.485,00 dari pagu anggaran Rp. 22.233.350,00, dimana pada tahun 2017 terdapat 20 Proyek pekerjaan pengadaan tangki septik di 20 Kecamatan di Bumi Tegar Beriman," ungkap Samson kepada wartawan, Senin (29/7/19).

Ia memaparkan, hasil investigasi di lapangan diduga pengerjaan tangki septik asal jadi, dan mengakibatkan dugaan kerugian negara hingga mencapai Rp3.007.811.000,00. Diantara 20 proyek pengadaan tangki septik 14 diantaranya kelewat mahal.

"Patut diduga ada permainnan dengan oknum ULP, contoh ; 1. Pengadaan tangki septik yang beralokasi di Kecamatan Tanjungsari yang di menangkan oleh CV. Enel Bersaudara sebesar Rp1.986.847.000 angka ini lebih mahal Rp130 juta di banding tawaran dari CV. Dondon Cimanggis Raya. Sedangkan yang ke 2, terdapat 4 perusahan favorit yang memenangkan lebih dari satu proyek pengadaan septik tank di tahun 2017," paparnya.

Menurutnya, salah satu perusahaan dari 4 perusahaan favorit itu diantaranya PT Muriza Pratama yang beralamat di Taman Pagelaran Blok GVI No 12 A, RT 003/RW 008 Kelurahan Padasuka, Ciomas, Kabupaten Bogor.

"PT. Muriza Pratama, perusahaan yang menjalankan proyek pembangunan tangki septik di Kecamatan Sukamakmur dan Kecamatan Gunung Sindur dengan total nilai proyek sebesar Rp 2,2 M sebanyak 14 proyek pengadaan tangki septik semuanya mangkrak," ujar Doelsamson

Selain itu, lanjutnya, pelaksana proyek tangki septik di Kecamatan Cileungsi yang di menangkan oleh PT. Jel's Putra Jaya dan proyek pengadaan tangki septik di kawasan Puncak oleh PT. Al-gahtani kedua proyek bernilai miliaran rupiah tersebut bermasalah sampai mengalami keterlambatan. "Padahal dari segi harga kedua perusaan ini mengajukan harga yang kelewat mahal," imbuhnya.

Oleh karena itu, atas dasar investigasi dari media dan sejumlah LSM, pihaknya dari organisasi Benteng Padjajaran akan melaporkan temuan tersebut ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor untuk segera diusut tuntas.

"Saya tantang Kejari Kabupaten Bogor untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengadaan tangki septik di 20 kecamatan tahun 2017 itu. Hukum boleh berlaku surut, tetapi tidak akan kadaluarsa. Jadikan hukum sebagai Panglima," pungkas Doelsamson. (Red)

Tidak ada komentar