Satpol PP Kabupaten Bogor Kembali Lakukan Operasi Yustisi

KAB.BOGOR - Untuk mengontrol para pendatang di Kabupaten Bogor, pasca arus balik lebaran 1440 Hijriah, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali menggelar Operasi Yustisi di sejumlah wilayah Bumi Tegar Beriman.

"Operasi ini merupakan tindak lanjut perintah Bupati Bogor yang sudah kita jalankan beberapa hari sebelumnya, dan sekarang kita lanjutkan lagi untuk mendata para pendatang yang datang ke wilayah Kabupaten Bogor, yang belum memiliki KTP, belum memiliki tujuan yang jelas, sebelum ada pekerjaan," kata Kabid Penegakkan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah saat ditemui di Kantor Dinas Satpol PP, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (13/6/19).

Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah pengangguran, tingginya risiko terorisme, aliran sesat, dan anak jalanan karena akan menambah beban pengangguran. Belum lagi masalah terorisme, aliran sesat, anjal dan masalah sosial lain yang makin marak akibat tidak terkendalinya para pendatang.

"Selain melakukan pendataan, kita juga melakukan penyisiran ke lokasi-lokasi yang selama ini digunakan untuk tempat kontrakan dan kos-kosan bagi para pendatang juga menyisir berbagai hal yang mengganggu ketertiban umum diwilayah Kabupaten Bogor pasca lebaran. Jadi kegiatan yustisi bukan hanya ke terminal," tutur Agus Ridhallah didampingi Kabid Keteriban Umum Satpol PP, Ruslan.

Kendati demikian, tambah Agus, untuk pendatang yang baru pindah dari luar daerah ke Kabupaten Bogor, Pemerintah Daerah (Pemkab Bogor) harus mengtahui yang datang ke Kabupaten Bogor ini siapa, punya identitas apa dan kerja dimana.

"Pada prinsipnya sebagai warga Negara Indonesia, mereka punya hak untuk datang, tetapi juga harus mempunyai tujuan yang jelas. Jika akan menetap, mereka harus mematuhi aturan, salah satunya harus membawa surat pindah atau identitas lain dari daerah asalnya," tegas Agus Ridhallah.

Sebelumnya, Bupati Bogor, Ade Yasin menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor untuk melaksanakan Operasi Yustisi usai arus mudik Lebaran 1440 Hijriah untuk mengantisipasi bertambah pengangguran di Kabupaten Bogor.

Menurut Bupati, Pemkab Bogor akan memberikan langkah tegas bagi mereka yang terjaring Operasi Yustisi, yakni memulangkan ke kampung halaman.

"Kalau memang kelamaan tinggalnya suruh pulang lagi, karena kepentingannya tinggal di sini apa, menambah beban kita, silakan mencari penghidupan di wilayahnya sendiri, jangan menambah pengangguran di Kabupaten Bogor," tegas Ade Yasin. 

Ade Yasin khawatir para pendatang baru usai arus balik mudik Idul Fitri 1440 Hijriah menambah jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor, sehingga Ia melarang para pemudik agar sekembalinya ke Bogor tidak membawa pendatang baru. (Ibra)

Posting Komentar

0 Komentar