Mantapkan Event KIDF, Maneger PT PLN Bangkinang Tinjau Lokasi Bangun Listrik



Mantapkan Event KIDF, Maneger PT PLN Bangkinang Tinjau Lokasi Bangun Listrik

87 Online News
Senin, 24 Juni 2019

KAMPAR – menjelang persiapan acara Kampar Internasional Dragon Boat Festival (KIDBF) yang akan diselenggarakan di Wisata Danau Rusa, Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar tanggal 18 – 21 Juli 2019 mendatang. Maneger PT PLN Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkinang, Asmardi meninjau langsung anggotanya kelapangan yang sedang memasang jaringan listrik di Wisata Danau Rusa. Senin, ( 24/06/19).

Didampingi Pejabat K3 ULP Bangkinang, Aswendi, Dandim 0313/KPR Letkol. Infanteri Aidil Amin, Supervisor Tekhnik XIII Koto Kampar, M.Zakir, beserta anggota pelaksanaan PT. Prass, dan anggota PT Haleyora Power disambut langsung oleh Ketua Pengurus Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar.

Pada kesempatan itu, Maneger ULP Bangkinang Asmardi mengatakan, pihaknya siap mensuport demi mensuksesan event tersebut.

"Mudah – mudahan menjelang akhir bulan ini, pemasangan jaringan listrik yang dilakukan PLN sudah dapat terealisasi. Dan kita support sepenuhnya untuk kesuksesan acara Festival Dragon Boat yang akan diselenggarakan pada bulan Juli mendatang," ungkapnya.

Ia iuga berpesan kepada para petugas dilapangan, agar dalam bekerja selalu berhati – hati dan memakai safety yang lengkap untuk menjaga keselamatan.

Sementara itu, ketua PODSI Kabupaten Kampar, Aidil Amin mengatakan, pertama untuk kesiapan pesertaan pihaknya sudah menerima pendaftaran, hasil kordinasi dengan di DPF telah mencapai sejumlah 10 negara, dan 12 tim untuk saat ini. 

"ada beberapa perwakilan dari Kabupaten Kota, dan Tim – tim Nasional dari Jakarta, Pulau Jawa, Sumatera Barat, dan ada beberapa tim TNI juga yang ikut perlombaan Festival Dragon Boat tersebut," jelasnya.

Selain itu lanjutnya, persiapanselaku peserta penyelenggara penataan lensket Danau Rusa sebagai fasilitas event Dragon Boat ini masih dalam tahap pembangunan.

"Disebelah saya ada Maneger PLN ULP Bangkinang mensupport kita untuk pemasangan infrastruktur jaringan listrik. Dan ada beberapa yang perlu kita gagas memang, seperti sarana MCK, penataan parkir yang sudah kita kelola. Kemudian pembangunan pasar tradisional, karena tujuan event ini juga bagaimana menumbuhkan ekonomi masyarakat," tutur Aidil.

Menurutnya, untuk akomodasi para peserta sesuai komitmen penyelenggara dengan beberapa negara, dengan menyiapkan fasilitas yang ada seperti dekotos juga memanfaatkan juga milik Pemerintah Daerah, seperti Wisata Stanum, Dan Home stay yang layak.

"Kita kordinasi dengan beberapa masyarakat rumah – rumahnya yang layak bersih dan luas. Kita juga sampaikan kepada peserta, bahwa kita tempatkan di home stay masyarakat – masyarakat, itu sejauh perkembangannya," terang Aidil Amin.

Dikatakannya, meskinpelaksanaan acara Dragon Boat tesebut diperkirakan tanggal 17 Juli mendatang, namun seluruh kontingen sudah tiba dilokasi untuk selanjutnya persiapan malam acara penyambutan di Pemda Kabupaten Kampar, dan tanggal 18 Juli Tanning, sampai tanggal 21 Juli untuk pemulangan. "Jadi perlombaan itu berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 18, 19, dan tanggal 20 Juli 2019 mendatang," imbuhnya.

Ia menjelaskan, Festival budaya yang serupa sudah banyak diselenggarakan, namun bedanya tahun ini betul – betul melibatkan rekan – rekan akamedisi Kampus. Bahkan rencananya akan mengungkap kebudayaan tertua di Kabupaten Kampar ini, dengan narasumber Fanelis yang sudah tingkat nasional.

"Kami juga melibatkan mahasiswa, bagaimana mengangkat kearifan lokal Kabupaten Kampar yang disebut dengan Kampar Nagari Soko. Dan juga ada pameran alat – alat budaya nanti yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, bekerjasama dengan tokoh budaya Kampar, serta rekan – rekan Kampus," paparnya.

Terkait dengan adanya pemasangan jaringan Listrik dari Pihak PT Persero ULP Bangkinang ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN yang telah memberikan support. 

"Dengan pemasangan instalansi, itu dukungan yang luar biasa. Selama ini kami juga bekerja dilapangan memang betul – betul tenaga dan sumbang pikiran dari rekan – rekan saja, karena kegiatan ini tidak menggunakan APBD Daerah," kata Aidil Amin.

Dia berharap, kegiatan ini menjadi event tahunan dan menjadi Destinasi Wisata bagi masyarakat Kabupaten Kampar, bahkan Provinsi Riau. "Inilah yang akan kami angkat kedepan terkait adanya situs bersejarah peninggalan Candi Muara Takus yang tidak bisa kita bantahkan bagaimana pengaruhnya di Sumatera, bahkan sampai ke Luar Negeri peradaban Campa ini, bukan Kampar ya," pungkas Ketua PODSI. (Irfan)