Sebagai Bukti Melestarikan Titipan Budaya Leluhur, PSB Jabar Hadiri Perhelatan Seba Baduy 2019

RANGKASBITUNG - Ribuan warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, turun gunung demi panggilan tradisi pada perayaan Seba 2019, sebagai titipan dari leluhur untuk menjalin hubungan baik bersama kepala daerah (Bupati dan Gubernur) dan aparat hukum, yang digelar di alun-alun Rangkasbitung, Sabtu (04/05/19).

Ratusan budayawan dari berbagai komunitas kasundaan di Jawa Barat dan Banten ini berkumpul menghadiri perhelatan akbar tahunan ini, salah satu diantaranya para pelaku seni dan budaya dari Bogor Raya yakni, Pencinta Seni Budaya Jawa Barat (PSB Jabar ) yang dipimpin pupuhunya Ki Akew.

Dalam kehadirannya beserta puluhan anggota PSB Jabar, Ki Akew menyampaikan keanekaragaman seni budaya di Indonesia patut dijaga dan lestarikan, termasuk perhelatan ini yang melibatkan ribuan masyarakat baduy turun gunung.

"Perayaan Seba dihadiri ribuan warga Baduy terdiri dari Baduy Lu (penamping) dengan khas pakaian hitam-hitam dan lomar atau ikat kepala berwarna biru juga Badai Dalam (Baduy Jero) berpakaian khas putih-putih dan lomat putih," paparnya.

Ki Akew mengaku sangat kagum dengan prosesi Seba Baduy. "Mereka akan berjalan kaki sepanjang puluhan sampai ratusan Kilometer dari wilayah Baduy dalam menuju Kota Rangkasbitung untuk menemui Bupati Lebak yang mereka sebut dengan istilah "Emak Gede"atau Ibu Bupati," imbuhnya.

Sebanyak 30 stand untuk beragam acara tambahan meliputi, Pameran produk kreatif, Parade Budaya, Talk Show, Workshop dan lainnya ikut memeriahkan acara tersebut di sekitaran lingkungan kantor Pemda Lebak-Banten

"Seba Baduy adalah Upacara Adat Suku (Baduy Dalam) Terdiri dari tiga kampung baduy diantaranya Kampung Cibeo, Kampung Cikesik dan CiKartawarna," pungkas Ki Akew.(D2N)

Posting Komentar

0 Komentar