Refleksi 2 Tahun Kepengurusan, Ketua PHRI Optimis Semua Program Akan Tercapai

Refleksi 2 Tahun Kepengurusan, Ketua PHRI Optimis Semua Program Akan Tercapai

87 Online News
Rabu, 15 Mei 2019

KOTA BOGOR - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus refleksi 2 tahun kepengurusan PHRI Kota Bogor. Bertempat di Hotel Permata, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Selasa (14/05/19). 

Acara yang mengangkat tema "Puasa Tidak Diam, Tapi Bergerak" itu diisi dengan diskusi, ceramah agama dan pembagian santunan kepada puluhan yatim piatu.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Walikota Bogor, Kadisbudparekraf Kota Bogor, Ketua PHRI Kota dan Kabupaten Bogor, ratusan insan perhotelan, serta puluhan yatim piatu dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan apresiasi kegiatan PHRI dengan moment di bulan suci ramadhan 1440 H dan memberikan beberapa masukan untuk kemajuan bersama dan sinergi antara PHRI dan Pemkot Bogor dalam mewujudkan program yang dicanangkan.

"Ada dua hal yang perlu kita utamakan adalah perencanaan bersama, perlu dikawal bersama, terkait kalender off event yang belum terealisasi di Kota Bogor ini, kita prioritaskan event yang memang jadi andalan baik skala besar maupun kecil," tuturnya.

Selain itu, Bima menanyakan kepada  kepengurusan PHRI Kota Bogor khususnya terkait sekretariat bersama untuk insan perhotelan dan pariwisata, seperti yang diwacanakan sebelumnya pada saat berkampanye.

"Mari kita realisasikan wacana sekretariat tersebut, saya memberikan rekomendasi untuk PHRI agar secepatnya berkoordinasi dengan pihak Disbudpar terkait hal tersebut. Selain itu, Pemerintah Kota Bogor, mentargetkan untuk PAD tahun depan bisa mencapai 1 Trilyun," tandasnya.

Sementara itu, Juno Abeta Lahay selaku Ketua PHRI Kota Bogor mengatakan pihaknya siap mendukung pencapaian PAD seperti tahun lalu atau bahkan bisa meningkat. Kendati demikian, Ia berharap kepada pihak Pemkot juga memikirkan dan membantu dalam penguatan.

"Ini semua pastinya membutuhkan biaya, simpelnya kita butuh Fead Back dengan adanya PAD tersebut yang disetorkan dari sektor pariwisata untuk penguatan dalam program.

Juno menekankan bahwa kontribusi ke daerah sudah ada dari sektor pariwisata dan perhotelan yakni 10 persen dari pajak.

"Saya yakin dan optimis akan terwujud semua program yang sudah canangkan, terbukti dengan PAD tahun lalu sekitar 241 miliar lebih," pungkasnya.(D2N)