PSSSWG Jadikan Cucurak Ajang Pemersatu Para Pecinta Seni Budaya Sunda dan Momen Saling Memaafkan

KAB BOGOR - Cucurak menyambut bulan puasa, banyak dilakukan oleh umat muslim tak terkecuali juga dilakukan oleh puluhan pengurus dan anggota Pecinta Seni Sunda Sareng Wayang Golek (PSSSWG) yang bertempat di rumah salah seorang anggotanya yang berlokasi di Kampung Cibeureum Jiung Rt 01/09 Desa Petir Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Rabu (01/05/19).

Kang Tomy Suparman selaku Pupuhu dari PSSSWG menuturkan, tradisi ini dilakukan beberapa hari sebelum bulan puasa tiba, sebagai sarana silaturahmi dan momen saling memaafkan. Ini juga merupakan bentuk rasa syukur dan saling berbagi terhadap rejeki yang telah diberikan Tuhan kepada kita.

"Momentum cucurak ini juga kita gunakan sebagai ajang mempersatukan seluruh anggota PSSSWG dari Kota dan Kabupaten Bogor, sekaligus sebagai ajang mempererat tali persaudaraan tentunya apalagi mau menjelang bulan suci ramadhan," ungkapnya.

Kang Tomy berharap, Paguyuban yang berdiri sejak dua tahun lalu dan baru diresmikan pengurusnya dua bulan kebelakang ini bisa mempersatukan seluruh paguyuban pecinta seni dan juga budaya sunda yang berada di Jawa Barat sekaligus sebagai wadah bagi para pelaku dan pecinta seni budaya sunda.

Hal serupa disampaikan oleh pembina PSSSWG Tarmi Wiwaha, menurutnya, PSSSG tidak ingin membedakan dengan logo, paguyuban atau apapun. "Kita disatukan karena satu rasa yaitu rasa saling mencintai dengan seni sunda khususnya yang ada di Tatar Pasundan atau Jawa Barat," ujarnya. 

Selain itu, lanjutnya, PSSSG juga tidak akan membatasi jalinan silaturrahmi ini dengan perbedaan seragam paguyuban atau atribut yang lainnya. "Tetapi menyamakan rasa dan saling mencintai seutuhnya terhadap seni budaya sunda yang berada diwilayah Jawa Barat," imbuhnya.

Berbagi sajian dan makan bersama merupakan salah satu cara untuk menjaga kerukunan antar masyarakat dan juga karakter budaya bagi masyarakat dimanapun berada.(D2N)

Posting Komentar

0 Komentar