Disperindag Kota Bogor Gencar Lakukan Sidak Pasar

Disperindag Kota Bogor Gencar Lakukan Sidak Pasar

87 Online News
Rabu, 29 Mei 2019

KOTA BOGOR - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) perizinan di beberapa Swalayan yang ada di Kota Bogor.

Kepala UPTD Metrologi Legal Deden Marlina SE, M.Si mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka perlindungan konsumen. untuk memeriksa kelayakan paket parsel lebaran, bebas dari makanan dan minuman tanpa ijin edar maupun masa berlaku ijin edarnya.

"Kali ini kita sidak perizinan, barang-barang kadaluarsa, kemasan yang cacat, rusak dan penyok, dalam rangka perlindungan konsumen. Jika ditemukan beberapa hal tersebut maka sample itu akan kami amankan dan kemudian untuk diberikan pembinaan dan pengawasan kepada pihak pengelola toko atau swalayan," ungkap Deden kepada wartawan. Selasa, (29/05/19).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor : 70/M-DAG/PER/12/2013 Tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dan Peraturan Walikota
Bogor Nomor 10 Tahun 2017," sambungnya. 

Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini juga melaibatkan tim yang terdiri dari Sekdis Perindustrian dan Perdagangan, Kepala UPTD Metrologi Legal, kasi Binus (Bina Usaha) kasi Bapokting (Barang pokok dan Barang Penting). "Adapun Swalayan yang kita kunjungi diantaranya, Botani, ADA Swalayan, TOTAL, Hypermart, Yogya Juntion, Ramayana Tajur dan Superindo Tajur," jelas Deden. (GN/Red)

Menurutnya, hasil pemeriksaan dari beberapa Swalayan tersebut untuk barang-barang kadaluarsa tidak di temukan, hanya beberapa produk yang cacat kemasan serta penyok di temukan, dan selanjutnya di berikan pembinaan.

"Saya berharap, melaui sidak menjelang lebaran ini merupakan salah satu upaya untuk memastikan dan menjamin keamanan produk olahan makanan maupun minuman yang tersedia. Agar sesuai dengan harapan masyarakat sebagai konsumen, baik itu secara masa kadaluwarsa maupun kondisi kemasannya," pungkasnya. (Red)