Social Share

Breaking News

Pemda Kabupaten Kampar Sampaikan LPJ 2018 Melalui Rapat Paripurna

KAMPAR - Sesuai dengan undang – undang nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah. Bahwa Kepala daerah wajib menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ).

Oleh karena itu, Bupati Kampar diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Drs. Yusri, M.S.i, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2018 melalui Paripurna di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar, Senin (22/4/19) malam.

Paripurna masa sidang I tahun 2018 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri, S.Ag, dilaksanakan di ruang rapat DPRD Kampar. Dalam laporan tersebut, Sekda Kampar memaparkan, realisasi APBD tahun 2018.

"Setelah perubahan ditetapkan lebih kurang sebesar Rp 2,3 triliun, Dimana hal tersebut sesuai dengan realisasinya pertama dari PAD lebih kurang Rp 232,8 Milyar, sedangkan untuk realisasi dana perimbangan lebih kurang Rp 1,6 triliun realisasi lain – lain pendapatan daerah yang sah lebih kurang Rp 418,6 milyar," paparnya.

Sementara itu, lanjut Sekda, anggaran belanja daerah tahun 2018 setelah perubahan ditetapkan lebih kurang sebesar Rp 2,32 Triliun. Dengan realisasi lebih kurang sebesar Rp 2,17 triliun. 

"Terkait anggaran pembiayaan daerah tahun 2018, ditetapkan anggaran lebih kurang sebesar Rp 60,36 milyar, dengan realisasi lebih kurang Rp 50,35 milyar," terangnya.

Selain anggaran, Pemda Kabupaten Kampar juga telah melaksanakan kerjasama dengan pihak penegak hukum, Kejaksaan Negeri Kampar dan Kepolisian Daerah Kampar, tentang APIP dan APH. Kerjasama juga dengan Kemendes, serta Anggaran Dana Desa (ADD), dengan jumlah lebih kurang senilai Rp 122 milyar.

"Dalam hal konflik masyarakat, saat ini Pemda Kabupaten Kampar juga telah menyelesaikan konflik pertanaan antara PT. Sekar Bumi Lestari, dengan masyarakat Desa Koto Aman, Kecamatan Tapung Hilir, serta PT. Ciliandra dengan masyarakat Desa Siabu, Kecamatan Salo," ungkapnya.

Terakhir disampaikan Yusri, bahwa Pemda Kabupaten Kampar juga telah mendapatkan berbagai penghargaan, diantaranya, Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LKPD tahun 2018, penghargaan Piala Adipura tahun 2018 untuk Kota Kecil terbersih, serta penghargaan Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, dari Kemendes sebagai Desa Terbaik Provinsi Riau berdasarkan indeks desa membangun.

Tidak ada komentar