Ads Atas

header ads

DKP Kabupaten Bogor Luncurkan Aplikasi B2SA Di Acara Bogor Fest 2019

KAB.BOGOR - Memperingati 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor Periode 2018-2023, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar kegiatan akbar yang dikemas dalam acara Bogor Fest 2019. Bertempat di halaman parkir Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dalam acara yang dimulai dari tanggal 4 April sampai 7 April 2019 ini, diisi dengan berbagai atraksi dan pertunjukan musik dan juga berbagai stand UMKM, Both-both Dinas, Both- both Kecamatan, Kuliner dan Pelaku Usaha Industri meramaiakan acara gebyar panca karsa.

Pada kesempatan itu, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor meluncurkan Aplikasi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, drh. H. Soetrisno,MM mejelaskan, aplikasi ini untuk memudahkan pemahaman masyarakat mengenai porsi pangan (sering kali disebut bahan makanan) sesuai kebutuhan (usia, dan jenis kelamin). Untuk menyusun atau menyediakan menu beragam, bergizi, seimbang dan aman.

"Aplikasi ini guna mempermudah masayarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor untuk mencari menu yang berimbang, bergizi, sehat dan aman," papar Kepala Dinas ketahanan Pangan Kabupaten Bogor," jelas Soetrisno saat ditemui di Both DKP Kabupaten Bogor, usai peluncuran Aplikasi B2SA yang disaksikan Wakil Bupati Bogor H. Iwan Setiawan.

Menurutnya, setiap individu pasti membutuhkan pangan yang berkualitas untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif. Konsumsi pangan yang berkualitas dapat diwujudkan apabila makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung zat gizi lengkap dengan jumlah yang berimbang antar kelompok pangan, serta memperhatikan cita rasa, daya cerna, daya terima dan daya beli masyarakat. "Pola konsumsi pangan sehat tersebut dikenal dengan istilah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA)," imbuhnya.

Selain peluncuran aplikasi B2SA, dan menobatkan 8 siswa siswi sekolah dasar menjadi Duta Pangan, dalam acara tersebut Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, juga menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (LCM B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman setiap individu dalam menerapkan konsumsi B2SA khususnya ibu rumah tangga yang bertanggungjawab dalam menentukan dan menyediakan menu keluarga.
Melalui lomba ini, Ia berharap masyarakat  khusunya peserta lomba dapat berkreasi menciptakan atau mengembangkan resep yang beragam, bergizi seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal serta dapat diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari. 
Resep perlu dimodifikasi agar putra anak-anak tidak bosan. 

"Menu sehat tidak perlu mahal, dan bahan bisa didapatkan dari hasil tanaman di lahan pekarangan kita, seperti kangkung, bayam, cabe, ayam, lele, pepaya dan lain-lain apabila diolah secara kreatif akan menghasilkan makanan yang enak dan bisa menghemat pengeluaran keluarga," ujarnya.

Tema LCM B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal tersebut adalah Menyajikan kreasi menu keluargan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal, dapat diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari, menggunakan bahan pangan yang mudah diperoleh di sekitar.

"Dalam penyusunan menu harus memperhitungkan kebutuhan konsumsi pangan anggota keluarga (porsi) sesuai dengan Pedoman Gizi seimbang (anjuran Angka Kecukupan Gizi/AKE rata-rata perkapita 2150 kkal perhari)," pungkasnya. (Ibra)

Posting Komentar

0 Komentar